108 Jum'at, 22 November 2013 | 09:46:26

Kreasikan Letak Ruang Makan Anda

kreasikan-letak-ruang-makan-anda

Begitu membuka pintu rumah, kita akan langsung "disambut" - bukan oleh ruang tamu - melainkan oleh ruang makan. Unikkah atau aneh? Sebenarnya ini bukan kali pertama penataan (lay out ) ruang sebuah rumah, dibuat seperti ini. Urutan ruang yang biasanya diawali dengan ruang tamu, dan diakhiri dengan dapur dan ruang makan di bagian belakang rumah, di sini diputarbalikkan. Area depan tidak lagi mutlak milik ruang tamu atau ruang keluarga. Dapur dan ruang makan pun boleh, dong , show off  di area depan.

Sebagian orang mungkin menganggapnya unik, tapi tidak sedikit juga yang menganggapnya aneh. Penataan ruang sebuah rumah haruslah dikembalikan pada karakter dan kebutuhan pemiliknya. Mereka yang tinggal di area urban perkotaan seperti Jakarta, dengan kesibukan luar rumah yang tinggi, membuat budaya menerima tamu di rumah jarang dilakukan. Itu sebabnya, keberadaan ruang tamu bisa dikesampingkan, terutama jika lahan yang ada memang terbatas.

Saya tinggal di kota, tapi saya masih sering mengundang tamu ke rumah, bagaimana jika demikian kondisinya? Jika memang kita masih suka menerima tamu di rumah, coba pilah-pilah tamu seperti apa yang kerap kita terima di rumah. Kalau yang kita sebut tamu tadi adalah kerabat dan sahabat dekat, yang memang sudah kenal baik dan dekat, menyambutnya tidak perlu di ruang tamu yang terkesan formal. Kita bisa menjamunya di ruang keluarga, bahkan dapur sekalipun.

Tapi tidak menutup kemungkinan ada orang-orang yang memang lebih suka menjamu rekan kerja, atau orang-orang yang berkaitan dengan bisnis mereka, di rumah. Ada pula orang-orang yang berpikir, bagaimanapun keadaannya, tanpa ruang tamu sebuah rumah terasa kurang nyaman. Kalau memang demikian kasusnya, keberadaan ruang tamu menjadi penting.

Artinya, penataan letak ruang sangat subjektif tergantung selera dan gaya hidup. Pemilik rumah tentunya tidak merasa aneh ketika ruang makan dan dapur menggantikan posisi ruang tamu, untuk menyambut tamu. Pasalnya mereka mungkin masuk kategori orang-orang perkotaan, seperti yang kita bicarakan sebelumnya.

Penataan seperti ini memberi kesan welcome  dan homy untuk tamu yang datang. Seolah-olah mereka dipersilakan untuk menganggap rumah kita seperti rumah mereka sendiri. Untuk rumah-rumah mungil, menyatukannya dengan ruang keluarga juga ide yang menarik. Menghabiskan waktu dengan kerabat dan sahabat pun makin akrab dan hangat.

Bagaimana dengan Anda? Termasuk kategori orang yang menganggap penataan ini unik atau aneh?

Sumber : Ideaonline

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel