105 Senin, 04 November 2013 | 09:37:12

Berkebun Bisa Naikkan Harapan Hidup Lansia

berkebun-bisa-naikkan-harapan-hidup-lansia

Berkutat di kebun atau memperbaiki bagian tertentu di rumah ternyata ada kaitannya dengan peluang hidup lebih lama. Demikian sebuah studi yang dilakukan pada mereka yang berusia 60 tahun. Orang lanjut usia (lansia) kemungkinan mengalami kesulitan untuk melakukan olahraga berat, tetapi sebuah studi menunjukkan bahwa tidak hanya duduk di kursi dan menghindari gaya hidup tidak aktif bisa menjadi penyelamat. Penelitian yang dilakukan di Swedia terhadap 4.232 orang menunjukkan bahwa risiko terkena serangan jantung dan stroke bisa diturunkan.


Temuan ini dipublikasikan di British Journal of Sport Medicine. Para peneliti dari Karolinska University Hospital di Stockholm mengatakan, para lansia cenderung untuk menghabiskan waktu dengan berdiam diri dan kurang berolahraga dibandingkan orang lain di usia yang lebih muda. Karena itu, mereka meneliti level aktivitas antara duduk di kursi dan berolahraga  seperti memperbaiki mobil, memperbaiki bagian tertentu di rumah, memotong rumput, memetik buah atau pergi berburu.

Hasilnya menunjukkan bahwa mereka yang lebih aktif dalam kegiatan sehari-hari mempunyai risiko yang lebih rendah terkena serangan jantung. Sementara mereka yang hanya aktif tanpa olahraga mempunyai risiko yang lebih rendah ketimbang mereka yang tak pernah beraktivitas. Menurut penelitian yang berlangsung selama 12 tahun ini, menjadi aktif menurunkan risiko terkena serangan jantung hingga 27 persen dan kematian akibat berbagai sebab hingga 30 persen.

"Aktif secara umum dalam kehidupan sehari-hari mempunyai manfaat penting yang ada kaitannya dengan kesehatan kardiovaskuler dan harapan hidup pada lansia, tanpa melakukan olahraga rutin," demikian laporan yang dikutip oleh situs BBC edisi 30 Oktober 2013.

Para ilmuwan yang terlibat dalam riset ini mengatakan bahwa duduk untuk periode yang lama kemungkinan menurunkan kemampuan metabolisme seseorang atau kurangnya aktivitas bisa mengubah hormon yang diproduksi oleh jaringan otot. Hal tersebut bisa memberikan efek pada kesehatan secara keseluruhan.

Menanggapi hal tersebut, Dr. Tim Chico, konsultan kardiologi di Sheffield Teaching Hospital mengatakan, meskipun penelitian ini hanya melihat pada orang berusia 60 tahun, sangat masuk akal untuk berasumsi bahwa semakin aktif seseorang dalam kegiatan sehari-hari, semakin rendah risiko mereka terkena penyakit kardiovaskuler.

Sumber : Tempo

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel