119 Kamis, 17 Oktober 2013 | 04:12:20

Jangan Keliru… Ini Kontemporer, Bukan Modern

j-a-n-g-a-n-k-e-l-i-r-u-i-n-i-k-o-n-t-e-m-p-o-r-e-r-b-u-k-a-n-m-o-d-e-r-n

Apa sih beda dari rumah modern dengan rumah kontemporer? Dua istilah ini memang seringkali membingungkan Tidak hanya itu saja. Istilah dari kontemporer ini juga seringkali tercampur aduk dengan istilah modern. Menurut penjelasan dari Lisa Frederick selaku kontributor Houzz ini mengatakan bahwa kedua dari istilah tersebut tidaklah serupa.

Modern ini lebih mengarah ke dalam gerakan desain yang spesifik dan muncul di awal abad ke 20. Lalu sementara itu, definisi dari kontemporer itu sendiri lebih mengacu kepada sesuatu yang lebih mengalir dan juga memberikan sebuah ruang dalam mendobrak berbagai macam aturan yang dalam dalam mendesain. Secara teknis kemudian Frederick menekankan kepada desain kontemporer yang lebih mengacu kepada keadaan yang ada saat ini. Tetapi secara arti yang lebih luas lagi bahwa kontemporer ini lebih mengacu kepada representasi desain yang memang bertolak belakang dari hal dekorasi yang tradisional.

Pada umumnya desain kontemporer ini tampil jauh lebih sederhana dan minim dari ornamen. Namun memang berani dalam hal corak. Sekali lagi gambar rancang bangun bangunan kontemporer ini berbeda dengan gambar rancang bangunan modern. Untuk bisa mengaplikasikan desain kontemporer dalam rumah Anda, ada beberapa hal yang bisa Anda perhatikan.

Pertama adalah sirkulasi dan juga pencahayaan, Anda bisa memasukkan cahaya matahari ke setiap bagian dalam rumah Anda. Anda bisa menggunakan jendela yang ukurannya besar dan transparan, untuk bisa mendapatkan sinar matahari yang memang berguna bagi kesehatan rumah dan penghuninya. Jangan lupa gunakanlah ventilasi yang berukuran cukup besar supaya sirkulasi udara dalam ruangan tetap baik dan berganti.
 
Kedua adalah menggunakan konsep terbuka, Anda bisa membuat tata letak dengan sebuah konsep yang terbuka. Sebaiknya hindarilah penggunaan dari sekat yang terlalu berlebihan. Anda harus membiarkan batasan di antara ruangan yang memang tidak tampak atau tidak terlalu terasa. Hal ini nantinya akan membuat estetika desain ruangan menjadi menyatu satu sama lainnya dan juga padu padan dengan semua bagian yang ada di dalam interior Anda. Pada umumnya memang ruang yang terbuka seperti ini dapat dipisahkan menjadi beberapa fungsi dengan cara menggunakan sebuah karpet dengan ukuran yang besar. Tetapi Anda juga harus membatasi dari penggunaan karpet itu untuk menampilkan unsur kontemporer yang ada di dalam rumah Anda.

Ketiga adalah dengan memilih warna yang netral. Lalu Anda juga bisa memberikan warna yang mencolok untuk menjadi sebuah aksen yang berbeda. Warna yang memang terkenal netral adalah coklat, abu-abu, hitam dan juga putih yang memang sangatlah cocok untuk pengunaan seperti lantai, pencahayaan, furnitur dan juga barang interior lainnya yang ada di dalam rumah Anda. Terakhir adalah dengan menggunakan material yang alami seperti kayu yang bisa diaplikasikan ke bagian plafon atau dinding.
 
Sumber : Property Kita

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel