74 Senin, 14 Oktober 2013 | 03:08:08

Ingin Fokus Bekerja di Rumah? Ini Rahasianya!

ingin-fokus-bekerja-di-rumah-ini-rahasianya

Hampir tidak ada orang yang cukup kuat untuk tidak peduli dengan berbagai hal di sekitarnya. Inilah yang membuat bekerja di rumah menjadi tantangan tersendiri.

Tentu saja, bukan berarti bekerja secara fokus dan efektif mustahil dilakukan di rumah. Sally Augustin, seorang kontributor Houzz dan psikolog lingkungan, selama ini sudah membantu banyak orang mengerti cara membuat ruang kerja yang efektif. Berikut ini beberapa hal penting dari Augustin mengenai pembuatan ruang kerja yang mampu menjaga fokus penggunanya:

Pertama, carilah lokasi yang terisolasi untuk ruang kerja Anda di rumah. Hindari ruangan atau area-area yang dekat dengan ruang keluarga dan dapur. Menurut Augustin, ketika Anda tidak bisa mendengar atau melihat kegiatan orang di sekitar Anda, pikiran Anda tidak akan terganggu. Anda akan bekerja dengan lebih baik.

Kedua, tambahkan dinding dan pintu untuk menghentikan gangguan dari sekeliling ruang kerja. Menurut Augustin, menjaga agar ruangan kerja terbebas dari suara-suara mengganggu mampu menjaga energi kreatif dalam ruang kerja. Pintu yang tertutup juga mampu menandakan pada anggota keluarga Anda bahwa Anda tengah bekerja.

Selanjutnya, cobalah berimprovisasi jika Anda tidak mungkin menambah dinding dan pintu. Anda bisa membuat partisi berupa pintu geser, atau menggunakan ponsel selama bekerja.

Keempat, cobalah membuat ruang kerja yang memiliki akses pada sinar matahari. Cara ini membuat jam biologis Anda selaras dengan waktu dan tempat Anda berada. Hal ini penting untuk menjaga kinerja Anda. Dengan keselarasan tersebut, performa kerja Anda lebih baik.

Namun, harus diingat bahwa bebas dari gangguan lebih penting dari akses ke sinar matahari. Anda bisa mengakalinya dengan cara membuat jendela jauh di bagian atas dinding. Cara ini mampu membuat sinar matahari masuk ke dalam ruangan tanpa Anda perlu melihat anggota keluarga atau tetangga berlalu-lalang.

Kelima, manfaatkanlah warna lampu. Warna yang hangat keemasan mampu tampil sempurna untuk ruang beristirahat. Sayangnya, Anda perlu bekerja. Maka, lebih baik Anda menggunakan lampu bernuansa "dingin" putih kebiruan.

Keenam, pastikan ruang kerja Anda sederhana. Semakin kompleks lingkungan kerja Anda, semakin banyak yang harus dicerna otak Anda. Padahal, Anda butuh fokus bekerja. Menjaga kerapian ruang kerja juga membantu mengurangi kompleksitas visual ruang kerja.

Terakhir, cobalah membuat ruang kerja dengan plafon tinggi. Menurut Augustin, plafon tinggi mendorong kreativitas orang yang ada di dalamnya. Tentu, Anda tidak hanya ingin fokus, tetapi juga produktif, bukan

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel