120 Senin, 21 Oktober 2013 | 09:10:28

Tips Memilih & Membeli Sofa

tips-memilih-membeli-sofa

Mungkin ada di antara Anda yang baru-baru ini menemukan kalau sofa di rumah sudah banyak robekan atau busanya mencuat-cuat keluar? Atau mungkin ada yang sofanya sudah kelihatan jelek banget dengan coretan-coretan atau bekas-bekas noda.
 
Kalau sudah begitu keadaannya, nilai estetika ruangan jadi berkurang rasanya. Bawaannya jadi ingin menata ulang. Bisa jadi ganti kulit atau kain sofa. Tapi kalau ada duit lebih, kenapa ngga beli yang baru saja Moms?
 
Memilih dan membeli sofa itu adalah salah satu investasi rumah yang utama, loh Moms. Karena termasuk barang yang bisa dipakai untuk jangka panjang. Makanya, jangan sembarangan belinya, daripada nanti menyesal sudah membuang-buang duit. Yah, kecuali bagi mereka yang kebanjiran bunga bank kali ya Moms?
 
Yang pertama harus dipikirkan tentu saja kualitas sofa itu sendiri. Merek-merek ternama tidak menjamin, sebaiknya melakukan lakukan research dahulu tentang merek-merek furniture apa yang banyak direkomendasikan orang-orang.
 
Berikut Tips untuk memilih dan membeli sofa baru :

1. Ukuran Sofa
Harus ukur baik-baik besar-kecilnya sofa baru yang dibutuhkan. Bukan hanya disesuaikan dengan ukuran ruangan. Tapi juga diukur berdasarkan fungsinya. Ya, kalau untuk ruang keluarga, berarti set baru yang dibutuhkan sepatutnya cukup besar untuk diduduki anggota rumah. Kalau hanya untuk ruang tidur, ya ngga usah gede-gede. Ukuran pintu, tangga, dan semua jalan yang kira-kira sofa baru akan lewati sebelum masuk ke ruangannya juga harus diperhitungkan. Ya, biar jaga-jaga saja, siapa tahu nanti pilihan sofa baru tidak bisa dilepas-pasang.
 
2. Warna dan Corak Sofa
Sebelum pergi ke toko, perhatikan dulu ruangan tempat sofa lama bertengger. Gambar dalam pikiran, warna dan pola apa yang seharusnya bersanding dengan nuansa ruangan tersebut. Paling aman sih beli yang warnanya netral . Karena warna yang nge-tren sekarang belum tentu cocok untuk trend dekorasi tahun depan.
Kalau ruangan tempat sofa baru sering dipakai oleh anggota keluarga, pintar-pintar memilih corak. Multi-colour pattern biasanya ideal untuk menutupi corat-coret si kecil. Ya, jadi noda-noda tidak terlalu kelihatan.
 
3. Bahan Sofa
Sebaiknya memilih sofa dengan jok kain atau kulit yang sesuai dengan lifestyle di rumah, khususnya fungsi ruangan tempat sofa baru tersebut akan ditempatkan. Kalau anak-anak sering bermain di situ, sudah pasti sofa dengan kain satin warna putih sangat tidak dianjurkan.
Kenyamanan bahan sofa juga harus diperhitungkan. Apakah suka dengan permukaan licin atau suara dari jok kulit yang berdecit ketika bergerak-gerak di atasnya? Pastikan juga jok sofa tidak mengerut atau merenggang dengan gampang setelah diduduki.


4. Bentuk Sofa
Selagi coba-coba sofa, ubah posisi duduk sebanyak mungkin. Apakah bentuknya sudah nyaman untuk kebiasaan duduk ? . Apakah sofa dengan pegangan tangan lebih cocok? Apakah bisa bangun dari duduk di sofa itu dengan mudah tanpa harus terjerembab bantalannya? Bentuk sofa sebaiknya disesuaikan dengan fungsi sofa tersebut sendiri.
 
5. Kondisi Sofa
Setelah puas mencoba-coba sofa,  teliti baik-baik kondisinya. Apakah warna dan coraknya sudah cocok dengan apa yang  bayangkan tadi di rumah? Apakah jahitan joknya rapi? Buka sarung bantalan duduk sofa tersebut, sebaiknya pilih yang isi bantalannya terbungkus dengan baik. Bahan apa yang dijadikan isi bantalannya? Apakah seluruh sofa benar-benar terlapisi jok (kecuali jika bentuknya memang tidak begitu)?
 
6. Konsultasi Sofa dengan Pegawai Toko
Nggak ada salahnya berkonsultasi dengan pegawai toko yang melayani saat ingin membel sofa. Beritahu saja apa yang diinginkan dan butuhkan. Jangan lupa tanya (kalau perlu cek sendiri) tentang konstruksi sofa tersebut. Kalau kayu-kayunya tidak bagus, tipis, dan disambungkan dengan lem atau steples - percaya deh, sofa tersebut nggak akan tahan lama. Pegawai toko juga tak jarang dapat memberi ide-ide baru sebagai opsi saat ingin membeli sofa.
 
Semoga Bermanfaat
 
Sumber : MOM (Mother On Mobile)

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel