37 Rabu, 09 Oktober 2013 | 08:52:51

Fengshui dan Isi Lemari

fengshui-dan-isi-lemari

Bagi yang mempercayainya, menata isi lemari juga harus memperhatikan fengshui. Tujuannya, tentu untuk mendapatkan keuntungan dari segala aspek kehidupan. Fengsuhi adalah seni menata ruang. Kadang kala kita menganggap mempraktikan fengshui saat ingnin menata perabot rumah sudah cukup. Misalnya ketika kita hendak menempatkan lemari, yang diurusi biasanya hanya lokasi penempatan lemari itu. Padahal, sebenarnya isi lemari tersebut membutuhkan fengshui juga.

Sebelum membahas lebih jauh, lebih baik kita memahami fungsi lemari terlebih dulu. Lemari merupakan wadah untuk menaruh barang, dan apabila diletakkan sembarang akan tidak bagus dipandang mata. Apalagi jika dikaitkan dengan fengsui, akan memberi energi negatif pada si penghuni rumah.

Lemari dan isinya merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Bicara tentang isi lemari, kita otomatis bakal membicarakan lemarinya juga. Fengshui tentang lemari dapat dilihat dari segi bahan, posisi, ruang, warna, dan bentuk.

Adakah kaitan antara fengshui dan isi lemari? Arsitek fengshui Shidi Wiguna Teh menjelaskan lemari sebagai bagian dari isi ruang tidak memberi efek terlalu besar menurut ilmu fengsui. Walaupun ada beberapa rumus fengshui yang memanfaatkan lemari sebagai objek berat untuk menekan sektor-sektor ruang yang berenergi jelek.

"Isi lemari yang ideal menurut fengsui tergantung jenisnya, apakah lemari pajangan, lemari baju, dan lain-lain? Isi lemari sebaiknya sesuai dengan fungsi ruang. Misalnya lemari baju, tentu berada di ruang walk in closet atau ruang rias. Apabila menaruh lemari baju di ruang yang lain, tentu kurang sesuai," urai Shidi.

Dosen mata kuliah Ilmu Fengshui dari Arsitektur di Universitas Tarumanegara Jakarta itu menambahkan, bila berbicara tentang lemari pajangan, misalnya, kita bisa menerapkan teori five elements. Sebagai contoh, sektor timur laut atau sektor barat daya akan ideal bila diletakkan isi lemari berupa pajangan kristal, keramik, dan porselen karena mereka berlelemen logam, sebaiknya lemari itu diletakkan pada sektor barat atau barat laut.

"Sedangkan bila ornamen dekoratifnya terbuat dari bahan kayu, sektor tenggara dan timur adalah tempat yang tepat. Dari sini terlihat bahwa yang dibicarakan adalah sektor (bagian dari ruang) dan arah mata angin" jelas Shidi.

Isi lemari berkaitan dengan bahan lemari. Material lemari bisa berupa kaca, kayu, logam, dan aluminium. Biasanya lemari berbahan kaca digunakan untuk menaruh barang-barang seperti pajangan atau barang antik. Lemari berbahan kayu biasanya untuk tempat menyimpan pakaian. Lain lagi yang berbahan logam atau aluminium, umumnya terdapat di kantor untuk menyimpan file-file penting seperti surat dan alat tukar uang.

Isi lemari kaca bisa terlihat jelas sehingga secara otomatis akan bersentuhan langsung dengan manusia, bisa penghuni ataupun tamu yang datang ke rumah itu. Penataan isi lemari yang berantakan bakal menimbulkan efek bagi manusianya. Sesuatu yang berantakan tentu bisa memancarkan hal yang negatif.

Berbeda dengan lemari kayu yang pasti tertutup, sehingga tidak bersentuhan langsung dengan manusia. Memang tidak tertutup kemungkinan bagi lemari kayu untuk menimbulkan efek, tapi secara tak langsung. Ambil contoh, seseorang sedang terburu-buru mencari pakaian untuk ke pesta. Karena kebiasaan seorang pemalas yang suka menumpuk pakaian, alhasil pada saat dia membutuhkan sesuatu dan melihat isi lemari yang berantakan, akan timbul tekanan pada dirinya lalu memancarkan efek negatif bagi kehidupannya. Misalkan mood orang itu menjadi jelek, dan dampaknya keharmonisan serta keberuntungan dalam hidupnya berkurang.

Lain persoalan apabila lemari itu bersih dan pakaian di dalamnya tersusun rapi. Hal tersebut bakal menimbulkan efek baik bagi si empunya lemari. Untuk itu, pemilihan bahan sangat diperlukan agar sesuai dengan fengsui.

Menurut Shidi, segala sesuatu yang berada di dalam lemari seharusnya rapi karena suasana yang rapi akan memancarkan energi positif. Berbeda dengan isi lemari yang berantakan, pasti menimbulkan energi negatif bagi pemiliknya.

Isi dalam lemari tidak mengharuskan adanya keseragaman karena biasanya isi lemari sudah ada pengelompokan bahan yang harus disesuaikan dengan arah mata angin.

Supaya bisa menemukan energi positif, kita harus mengikuti peta fengsui yang berkaitan dengan arah mata angin. Menurut Shidi, benda yang paling cocok untuk arah timur dan tenggara adalah kristal serta keramik karena memiliki unsur tanah. Benda hiasan dari kayu bisa pula kita tempatkan di arah timur dan tenggara, sementara yang dari bahan logam ditempatkan di arah barat dan barat laut.

Khusus bagi kolektor benda-benda dari segala macam bahan dan bentuk, bisa menempatkan benda tersebut di arah utara. Sedangkan bagi pengoleksi pajangan kuda, Anda bisa menempatkannya di arah selatan, tutur Shidi, salah seorang pengajar fengshuii.

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel