234 Rabu, 25 September 2013 | 09:14:00

Merencanakan Pembangunan Kolam Renang

merencanakan-pembangunan-kolam-renang

Membuat kolam renang sendiri di rumah memang memiliki kelebihan dan rasa yang berbeda dibandingkan dengan menyewa atau memakai kolam renang bersama-sama orang lain. Selain lebih bisa menjaga keprivasian diri dan keluarga, memiliki kolam renang tersendiri juga mengurangi biaya dan waktu tentunya, karena kita tidak perlu repot-repot keluar rumah dan repot-repot mengeluarkan uang untuk menyewa atau membayar tiket masuk ke arena kolam renang.

Memang tidak mudah membuat kolam renang sendiri di rumah, selain biaya yang harus dikeluarkan cukup banyak, kita juga harus menyiapkan lahan untuk membangun kolam tersebut.

Dengan perencanaan yang matang dan konsep yang jelas, kolam renang idaman bukan lagi menjadi impian. namun memang banyak hal yang harus diperhatikan dalam membuat kolam renang.

Ketersediaan lahan adalah salah satu hal pertama yang terpenting dalam merencanakan pembangunan kolam renang. Sebuah kolam renang keluarga tentunya berdekatan atau menjadi satu dengan area rumah.

Lahan yang biasanya menjadi target lokasi kolam renang adalah halaman rumah atau ruang struktur rumah yang masih memungkinkan tersedia untuk itu. Lahan yang tersedia akan menentukan ukuran dimensi sebuah kolam renang seperti panjang, lebar, kedalaman, dalam mendesain kita bisa memilih sesuai keinginan kita, tentunya dengan mempertimbangkan dari sisi keindahannya pula.

Perawatan memang menjadi hal penting untuk menjaga kebersihan kolam renang kita. Bayangkan saja bila jenis struktur dan sistem filtrasi kolam renang buruk, otomatis kebersihan air kolam renang kita akan terganggu dan dengan sendirinya kualitas air akan menjadi buruk, dengan begitu bibit-bibit pada penyakit akan timbul dan ini sangat tidak baik untuk kesehatan kita.

Yang tadinya kita berharap mendapatkan kesehatan dari kolam renang kita, dengan kualitas air yang buruk hanya penyakitlah yang kita dapat.

Sistem kolam renang terdapat dua secara umumnya, salah satunya sistem pemipaan. Sistem di mana dalam  pembuatan kolam renang ini pada struktur konstruksi bagian bawah kolam di tanam pipa – pipa yang digunakan untuk membantu mengalirkan air ke tangki penyaringan dan untuk mengalirkan air yang telah difilter kembali ke kolam. Dalam sistem ini diperlukan dua bidang lahan untuk pembuatan kolam dengan sistem ini yaitu lahan untuk struktur kolam utama dan lahan untuk penempatan alat-alat filtrasi (pump room), jadi lahan yang dibutuhkan juga cukup banyak.

Sistem kolam renang yang kedua adalah terintegrasi, sistem kolam renang jenis ini adalah sistem kolam renang di mana pada struktur konstruksi kolam tidak diperlukan pipa-pipa untuk menyaring air, digunakan sistem filtrasi yang secara struktur menyatu dengan struktur kolam utama.

Sistem ini sangat menguntungkan bagi pemilik kolam yang tidak memiliki lahan yang luas, karena penenmpatan pompa dan filter kolam yang digunakan diletakkan di tepi atau di dalam kolam.

Memilih bahan material konstruksi pada kolam renang memang harus tepat, kualitas kolam renang memang sangat berpengaruh dengan material konstruksi pada kolam renang. Bahan material konvensional dengan sistem pengecoran pada seluruh struktur kolam dapat saja dilakukan untuk kolam yang berada pada lokasi tanah yang stabil dan tidak rawan gempa, sebaliknya perhitungkan risiko keretakan bila kolam dibangun pada wilayah yang rawan terkena gempa bumi. Pilihan lain adalah bahan material yang dibuat secara khusus di pabrikasi sebagai pelapis tambahan setelah dilakukan pengecoran. Perakitan dan instalasi dilakukan pada lokasi yang dikehendaki.

Sebaiknya kita juga mengetahui tipe-tipe filter kolam renang pada komplimen sebuah kolam renang, filter digunakan sebagai alat untuk mensirkulasi air dan bahan obat-obatan (chemical) agar kejernihan dan kebersihan air selalu terjaga. Ada beberapa tipe filter yang dapat kita pilih pada saat perencanaan awal sebelum membuat kolam renang. Alternatif tipe filter yang akan digunakan nantinya sangat berhubungan dengan konstruksi struktur kolam renang itu sendiri.

Sebaiknya tanyakan pada konsultan bangunan kolam renang, gunakanlah filtrasi yang sesuai dengan kolam renang kita.

Tidak ada salahnya juga bila kita mempelajari cara merawat kolam dan perawatan air kolam renang kita sendiri, perawatan air kolam renang merupakan hal yang perlu mendapatkan perhatian lebih bagi pemilik kolam renang. Kualitas air yang kurang baik atau buruk dapat menghilangkan minat penghuni rumah untuk berenang. Di samping itu, air yang tidak jernih dapat mengurangi keindahan kolam itu sendiri dan secara keseluruhan akan memperburuk tampilan rumah anda. Jadi memang membuat kolam renang tidak begitu sulit bila kita merencanakannya dengan baik dan kolam renang idaman pun bukan menjadi hanya impian saja.

Sumber : Neraca

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel