152 Jum'at, 02 Agustus 2013 | 01:45:41

Modal Murah Berkebun di Rumah

modal-murah-berkebun-di-rumah

Gaya hidup berkebun di perkotaan merebak seiring berkembangnya teknik menanam di lahan sempit. Contoh beberapa teknik berkebun yang populer saat ini adalah sky farm, hidroponik, hingga akuaponik.

Donor Rahayu, pemilik FAM Organic, menjelaskan, tren berkebun di masyarakat urban sangat dipengaruhi oleh pola hidup organik. Orang memanfaatkan lahan terbatas yang masih tersisa dengan menggunakan aneka peralatan sederhana dan ramah lingkungan.

Donor mencermati, hobi memelihara tanaman hias kini mulai beralih ke buah-buahan atau sayuran. Apalagi, hasil panennya dapat langsung dikonsumsi.

Yang menarik, kegiatan berkebun tidak memerlukan biaya besar. Anda bisa memanfaatkan berbagai peralatan yang ada di rumah atau lingkungan sekitar. Ini termasuk barang bekas yang biasanya berakhir di tempat sampah, seperti kaleng, kemasan plastik, serta kayu.

Teknik sky farm atau sky garden, misalnya. Teknik ini cocok bagi rumah yang tak memiliki pekarangan tapi punya ruang untuk menggantung tanaman.

"Kanopi jendela rumah atau kanopi garasi cocok untuk sky farming," ujar Donor.

Peralatan yang mesti disiapkan pun terbilang sederhana. Misalnya, pot, sekop, gunting tanaman, selang air, termasuk instalasi air, serta benih berikut alat semai. Peralatan seperti sekop, pot, selang, serta gunting tanaman bisa dibeli di toko tanaman, gerai penjualan perkakas, dan hipermarket.

Agar lebih hemat, kata Donor, pot bisa diganti dengan kaleng, pipa paralon atau kemasan plastik bekas. Anda tinggal membersihkan, melubangi, dan memasang tali atau kawat penggantung pada alat itu. Sementara, nampan beras atau boks bekas kemasan makanan dapat digunakan sebagai alat penyemaian benih.

Artinya, hanya dibutuhkan sedikit inovasi dan modifikasi untuk menyukseskan kegiatan berkebun di rumah. Apalagi, media siap tanam pengganti tanah, kini, mudah didapat.

Banyak penjual saat ini menawarkan media siap tanam berbahan arang sekam hingga batu kerikil. Materi yang berbahan arang sekam ini cocok untuk kegiatan berkebun organik.

Menurut Donor, arang sekam ini dapat mengisi sekitar 10 pot ukuran standar yang biasa menghiasi pekarangan.

"Media siap tanam ini juga tidak perlu diganti-ganti secara berkala," imbuhnya.

Kebutuhan lain adalah pupuk. Penggunaan pupuk sebenarnya hanya sebagai nutrisi tambahan bagi tanaman. Sebab, pada media tanam siap pakai biasanya sudah terkandung kompos yang merupakan sumber nutrisi.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel