367 Jum'at, 16 Agustus 2013 | 04:00:16

Soal Ketinggian, Shanghai Tower Belum Kalahkan Burj Khalifa!

soal-ketinggian-shanghai-tower-belum-kalahkan-burj-khalifa

Upacara penutupan atap Shanghai Tower yang didesain oleh Gensler akan digelar Sabtu (3/8/2013) pekan ini di Shanghai, China. Seperti dilansir www.dezeen.com, gedung pencakar langit setinggi 632 meter tersebut kini sudah mencapai ketinggiannya yang sempurna.

Namun, meski memiliki ketinggian spektakuler, gedung ini masih belum dapat menyaingi Gedung Burj Khalifa di Dubai. Tinggi Burj Khalifa mencapai 828 meter.

Upacara tersebut tepatnya akan dilaksanakan di lokasi konstruksi, area pengembangan Lujiazui di Shanghai. Nantinya, Shanghai Tower akan menjadi titik pusat bagi wilayah Lujiazui. Wilayah tersebut disinyalir akan menjadi salah satu pusat finansial terdepan di Asia Timur.

Bentuk gedungnya yang seolah "terpelintir" merupakan hasil tes terowongan angin. Ketika terjadi badai topan, bentuk konstruksi bangunan ini akan mengurangi kekuatan terpaan angin hingga 24 persen.

Gedung setinggi 121 lantai ini akan dibagi menjadi sembilan zona vertikal. Level terbawah akan digunakan bagi kebutuhan ritel, kemudian ada hotel, serta ada fasilitas kebudayaan dan dek observasi di puncak gedung ini. Sementara itu, bagian "tubuh" gedung ini, antara lantai-lantai terbawah dan area observasi akan digunakan sebagai kantor.

Kerja tanpa henti

Shanghai Tower akan dibuka pada 2013 mendatang. Meski belum benar-benar rampung, saat ini ketinggiannya sudah menyaingi berbagai gedung di sekitarnya. Sebut saja Jin Mao Tower berbentuk pagoda karya SOM (421 meter), serta Shanghai World Financial Center karya Kohn Pedersen Fox (492 meter).

Menurut pernyataan Gensler, pembangunan gedung ini dimulai dengan pemancangan fondasi berukuran besar. Kondisi tanah di Shanghai merupakan perpaduan berbahan dasar tanah liat, ciri khas delta sungai. Tanpa fondasi kuat, gedung tersebut akan ambles ke dalam tanah. Maka dari itu, selama tiga hari, para pekerja menuang beton tanpa henti. Ketika pengerjaan fondasi selesai, lebih dari 61.000 meter kubik beton digunakan untuk membuat fondasi setebal enam meter.

Memang, karena berbagai fitur dan metode pengerjaan yang rumit, gedung ini menerobos berbagai rekor. Pertama, gedung ini melibatkan 100 ahli untuk menganalisis desain. Kedua, gedung ini memiliki kulit transparan sekaligus "gorden" inovatif yang menggantung dari lantai mekanis di bawah dan distabilisasi oleh sistem cincin dan topangan.

Selain itu, gedung ini memiliki sistem khusus yang membagi gedung menjadi sembilan bagian. Masing-masing bagian mampu mendistribusikan pemanas, pendingin, air, dan listrik dengan minim biaya dan lebih sedikit energi.


Sumber: Kompas Property

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel