139 Selasa, 13 Agustus 2013 | 09:34:35

Tren Lampu Kristal Warnanya Lebih Beragam

tren-lampu-kristal-warnanya-lebih-beragam

Lampu menjadi pelengkap keindahan setiap sisi ruang hunian. Pemilihan desain lampu akan menghadirkan kesan yang berbeda setiap rumah. Nah, itu artinya, sangat pentingnya tata letak lampu di hunian tercinta Anda. Pemilihan dan penempatan lampu memang tergantung selera masing-masing namun jangan lupa bahwa harus disesuaikan dengan tema dan ukuran ruangan di rumah Anda.

Creative Director Kare, Disyon E. Kharisma mengatakan salah satu lampu yang dari dahulu hingga kini tidak pernah keluar dari tren adalah lampu kristal atau chandelier. “Lampu kristal dapat menjadi focal point tersendiri pada ruangan. Kecantikan kristal memberikan pancaran mewah, elegan bahkan glamor. Kesan istimewa hunian terasa hidup,” tuturnya kepada Wartawan baru-baru ini.

Dahulu lampu kristal identik dengan warna putih dan terasa klasik. Namun kini lampu kristal semakin berinovasi, kristal hitam dan warna-warni  pun menjadi tren di 2013.

Hal tersebut diamini Dina Hartadi, Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) bahwa lampu kristal telah beralih dari kristal putih atau bening menjadi kristal gelap berwarna hitam. “Tampilan warna semakin berani dan unik tidak selalu clean,” tandasnya.

“Unsur-unsur klasik seperti material kayu atau bergaya rustik bila diberi sentuhan chandelier akan memberikan nuansa tersendiri,” tambah Disyon. [us]

 

Sumber : SolusiProperti

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel