117 Jum'at, 02 Agustus 2013 | 04:23:41

Style Soekarno Ada di Karya Arsitektur Berikut

style-soekarno-ada-di-karya-arsitektur-berikut

Presiden pertama Indonesia, Ir Soekarno dinilai memiliki jati diri seorang perancang. Hal itu terbukti dari gayanya yang khas dalam setiap desain yang dibuatnya.

seperti dikutip dari Buku "Bung Karno sang Arsitek" yang ditulis Yuke Ardhiati, Kamis (1/8/2013), setelah dilakukan pengamatan terhadap beberapa buah karyanya, seperti rumah di Bandung misalnya, Soekarno memiliki style tersendiri.

Selain itu, Soekarno juga mendesain rumah di luar Jawa, misalnya di Bengkulu. Desain yang dibuatnya tak hanya rumah, namun meluas ke desain furnitur.

Akhirnya, bersama seorang China muslin di Bengkulu yang bernama Oei Tjeng Hien, Soekarno membuka usaha furnitur. Usaha tersebut diberi nama Mebel Sukamerindoe.

selanjutnya, pada 1949, Soekarno merancang karya arsitektur pertamanya sebagai Presiden. Karyanya tersebut berupa tiang bendera beton dengan ornamen padma untuk Istana Merdeka.

Disebutkan, jika pembuatan tiang bendera itu sempat menuai kritikan lantaran dinilai tak tepat. Pasalnya, banyak kondisi jalan yang masih becek, namun malah membangun tiang bendera yang kala itu menghabiskan biaya Rp30 ribu.

"Saya diam, saya teruskan buat tiang bendera. sekarang ini tiang orang bangga bahwa muka istana merdeka ada tiang bendera yang tiap 17 Agustus untuk mengibarkan bendera," kata Soekarno kala itu.


Sumber: Okezone Property

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel