132 Rabu, 28 Agustus 2013 | 11:56:43

Sensasi Manis Sofa Cokelat yang Menggoda

sensasi-manis-sofa-cokelat-yang-menggoda

Sofa pada umumnya adalah tempat duduk dengan bantalan empuk. Tapi bagaimana jika sofa tak hanya menarik untuk diduduki, tapi juga menggoda untuk dimakan?

Inilah sofa karya desainer interior Iris Koser yang dibuat lebih mirip cokelat batangan dalam ukuran besar. Bahkan busa pada bantalan duduknya dibuat dengan bahan elastis yang bisa menyerupai cokelat meleleh saat sudah diduduki.

Sang desainer runpanya ingin membuat pemilik sofa berelaksasi dengan maksimal. Sebab, tak hanya bahan yang superempuk, dia juga membuat laci rahasia yang dapat terbentuk saat sofa dilipat.

"Saya ingin merancang sebuah furnitur yang sangat emosional yang menarik bagi sebanyak mungkin indra yang dimiliki manusia. Cokelat adalah inspirasi paling sesuai yang bisa saya temukan," kata Iris seperti dikutip Daily Mail, Kamis (25/7/2013).

"Cokelat punya ciri khas yang manis dan ini sangat sempurna untuk kaum perempuan. Sebab tidak memiliki kalori sama sekali," tuturnya.

Tak hanya itu, terdapat sebuah meja yang menempel pada sofa dan ketika dilepas keluar terlihat bagaikan bungkusan cokelat setengah robek. Setelah diluncurkan pertama kali dalam sebuah event di Universitas Hochschule M|nchen, Iris pun kebanjiran order. Namun, bagi yang tertarik dengan sofa ini mungkin harus menunggu lebih lama, sebab Iris masih memproduksi sendiri. Sementara mengenai harga disesuaikan dengan tiap pesanan.

 

Sumber: Okezone Property

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel