115 Rabu, 28 Agustus 2013 | 11:39:34

Taman Air Membantu Upaya Pelestarian Lingkungan

taman-air-membantu-upaya-pelestarian-lingkungan

Mengapa harus taman air? Bukankah pembuatan dan perawatannya lebih rumit? Sebetulnya tidak. Jika kita mengetahui dasar-dasar pembuatan taman air dan bagaimana cara perawatannya, pembuatan dan perawatan taman air tidak lah serumit yang dibayangkan.

Membuat taman air membutuhkan kepekaan dan ketelitian. Kita sudah tahu tanaman bisa menjaga kelancaran sirkulasi udara. Rumah menjadi lebih segar karena oksigen yang tersedia lebih banyak. Nah , selain fungsi itu, keberadaan air pada taman bisa menurunkan suhu di sekitar rumah.

Tidak seperti tanah, air menyerap dan melepaskan panas lebih lambat. Jadi, panas yang datang ke rumah bisa ditahan lebih lama dengan adanya taman air. Dengan membuat taman air, kita jugamembantu melestarikan lingkungan. Keberadaannya dapat menjadi sebuah habitat baru bagi tanaman dan hewan air.

Bagi sebagian pemilik taman air, mungkin hewan amfibi seperti katak dapat dianggap sebagai pengganggu. Iya juga sih. Masalahnya ketika para katak itu mulai berdatangan, maka mereka kemungkinan besar akan bertelur di air dan membuat air kolam tak lagi jernih dan indah.

Namun usah khawatir dengan hal itu. Untuk mencegah perkembangbiakan telur katak hingga menjadi kecebong dan katak dewasa, kita dapat memelihara ikan pemangsa seperti oscar pada kolam. Ikan pemangsa ini dapat memakan kecebong sehingga ikut mengontrol jumlah populasi katak secara alami. Selain memangsa kecebong, ikan juga memangsa jentik-jentik nyamuk, sehingga mengurangi pertumbuhan nyamuk pada lingkungan sekitar kolam.

Balik ke soal perawatan, ya seperti halnya taman pada umumnya, taman air juga wajib dirawat. Namun percayalah, bahwa perawatan taman air ini tidak serumit taman jenis lain. Pada taman air, semakin rimbun tanaman airnya, semakin indah penampilannya. Yang harus kita lakukan hanya menjaga agar pertumbuhan tanaman air tidak terlalu pesat. Penjarangan tanaman air dapat dilakukan 3-6 bulan sekali. Pupuk dapat ditambahkan sebulan sekali atau tergantung kebutuhan. Proses yang serupa bisa dilakukan pada tamanan di sekitar kolam.

Mudah bukan?

 

Sumber: Ideaonline.com

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel