149 Senin, 22 Juli 2013 | 01:48:26

Kayu & Bambu, Rahasia Gedung-Gedung Megah Hong Kong

kayu-bambu-rahasia-gedung-gedung-megah-hong-kong

Visualisasi modern dari bangunan-bangunan tinggi di Hong Kong ternyata tidak serta merta membuang warisan tradisional. Ini terbukti dari pemanfaatan kayu sebagai unsur konstruksi. Selama berabad-abad masyarakat Hong Kong tidak pernah meninggalkan kayu, baik untuk bangunan kuno maupun modern.

Perpaduan gaya barat dan China yang khas menghasilkan sebuah karakteristik unik. Misalnya bangunan '1881 Heritage'. Bangunan ini dahulunya adalah markas Polisi Air dengan arsitektur barat yang kental. Kemudian, pemerintah setempat merevitalisasi dan kini menjadi sebuah pasar modern dan kumpulan restoran mewah.

Menurut seorang arsitek ternama Hong Kong, Anna Kwong, tak hanya kayu yang digunakan sebagai material bangunan, bambu pun menjadi unsur alami yang dicampur dengan beton bangunan.

"Gedung-gedung tinggi di Hong Kong dibangun dengan kombinasi kayu dan material lainnya termasuk bambu-bambu jenis khusus. Teknik ini sudah sangat umum digunakan di Hong Kong. Cara ini membuat kota ini banyak mendapat pujian dari banyak negara" kata Anna seperti dikutip Okezone dalam buku Hong Kong Tourism Board

Dia mengungkapkan, pekerja seni-arsitek Hong Kong pernah dibawa ke festival Venice Architecture Biennale dengan karyanya yang berjudul "Tangga Bambu". "Karyanya itu dibangun dengan teknik instalasi bambu yang tidak biasa," ujarnya.

Bagi Anna, bangunan-bangunan dari era kolonial Inggris, yang dibangun dalam gaya Eropa dengan tambahan aksen desain ketimuran juga merupakan satu-satunya pemata arsitektural.

Kombinasi unsur modern dan tradisional ini menghasilkan bangunan yang lebih berkelanjutan (sustainable). Di samping terus menjaga warisan arsitektur di tengah gempuran modernisasi dan citra Hong Kong sebagai kota "termahal".

 

Sumber: Okezone Property

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel