178 Jum'at, 26 Juli 2013 | 12:11:43

Demi Hemat Energi, Suami Isteri Ini Hidup 30 di Rumah Bawah Tanah!

demi-hemat-energi-suami-isteri-ini-hidup-30-di-rumah-bawah-tanah

Mereka berdua mulai membangun rumah uniknya itu pada 1970-an dengan tujuan mengurangi penggunaan energi berlebihan. Tiga dekade kemudian, rumah tahan air di kawasan Alabama, Amerika Serikat, itu masih berdiri dan tetap terasa sejuk. Kini, di sekeliling rumah itu dipenuhi lebatnya rumpun bambu.

Mortenson dan isterinya, Mickey, memang pasangan khas. Mereka menikmati hidup dan waktunya bersama anak cucu mereka. Puluhan tahun mereka berdua berburu apa saja atau membuat kreasi apapun demi keberadaan rumah mereka. Bahkan, mereka berhasil membuat taman hijau di atap rumah mereka.

Jim dan Micky terhitung telah menghabiskan waktu 30 tahun hidup di rumah bawah tanahnya itu.
Rumah sederhana yang mereka bangun selama kurang lebih 8 tahun.

Tidak gila

Kisah bermula pada era embargo minyak tahun 1970. Mortensons dan masyarakat sekitar ia tinggal tengah berjuang keras, hidup di tengah mahalnya bahan bakar minyak. Sejak itulah, ia berpikir tentang konsep hidup hemat energi.

Mortenson mengaku, saat itu ia melihat sebuah artikel di majalah yang mengupas tentang kehidupan di bawah tanah dengan kondisi minim energi pemanas dan penyejuk ruangan. Di situlah minatnya seketika timbul untuk memulai underground living.

"Kami bilang soal ide ini pada keluarga, dan mereka tidak mengatakan bahwa kami gila," ujarnya seraya terbahak.

"Saat itu kami masih muda dan tidak tahu apa yang kami lakukan," tambahnya.

Sejak itu, jadilah mereka berdua membangun rumah untuk mereka sendiri. Butuh waktu kurang lebih 8 tahun untuk mewujudkannya. Meski bentuknya masih "kasar", mereka berdua memutuskan untuk pindah ke rumah barunya itu.

"Waktu itu salah seorang pejabat merasa kasihan dengan kami, sehingga mengizinkan kami berdua tinggal di tempat ini," kenang Mortenson.

 

Sumber: Kompas Property

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel