141 Rabu, 24 Juli 2013 | 10:31:52

Rumah sebagai Simbol Prestise

rumah-sebagai-simbol-prestise

Kecuali investasi properti, hampir semua bisnis investasi bisa lenyap. Bahkan tidak terlihat sama sekali bekasnya. Seperti investasi saham, forex, indeks, emas, usaha restoran hingga deposito.

Seperti dilansir dari buku Bab Sudiono berjudul, “Sukses Beli Rumah, Tanpa Modal, Tanpa Cicilan, Tanpa Seminar Jutaan Rupiah Malah Dapat Duit Tunai (Cashback)”, hal ini karena nilai properti terus naik sepanjang waktunya.

Berbeda dengan investasi lainnya yang nilainya bisa naik, bisa turun. Belum lagi karena faktor sepi pembeli, kehabisan modal usaha atau tertipu.

Sementara, investasi rumah kos harga sewanya selalu baik setiap tahunnya. Harga rumahnya juga meningkat. Apalagi di sekitar kawasan rumah yang anda miliki dibangun berbagai sarana dan prasarana pendukung lainnya seperti mal, supermarket, sekolah, rumah sakit, universitas, atau jalan tol. Maka harga rumah tersebut pun bisa melesat dalam tempo singkat.

Bayangkan bila Anda masih mengontrak, kos atau tinggal di rumah mertua. Bukan saja Anda akan merasa tidak bebas, sungkan, atau malu. Mau gonta-ganti posisi lemari kamar saja tidak enak, kalau-kalau bikin lantai berderik.

Sementara, tinggal di rumah sendiri, dalam lingkungan yang bagus akan membuat status dan kualitas hidup anda juga meningkat di mata keluarga, tetangga, atau rekan bisnis. Bahkan bisnis Anda bisa lebih maju lagi kalau sudah punya rumah sendiri.


Sumber: Okezone Property

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel