383 Senin, 08 Juli 2013 | 03:15:42

Tanaman Mungil yang Membius

tanaman-mungil-yang-membius

Bonsai selalu memberi pesona tersendiri bagi para pencinta tanaman. Kelebihan tanaman ini tak hanya terletak pada ukuran yang mungil serta lekuk badannya yang unik, tapi juga sejarah penciptaannya. Kata "bonsai" merupakan pelafalan dari bahasa Jepang yang biasa ditulis dengan huruf kanji. Tanaman mungil ini berasal dari daratan China dan mulai populer pada zaman Dinasti Han.

"Bonsai secara harfiah dapat diartikan sebagai tanaman pot.Bonsai merupakan salah satu seni pemangkasan tumbuhan atau pohon dengan membesarkan tanaman di dalam pot," kata arsitek lanskap Herlin Wibowo.

Banyak kalangan memang percaya bahwa bonsai sudah ada pada zaman Dinasti Han, sekitar 4.000 tahun lalu. Sejak saat itu tanaman bonsai mulai dikembangkan ke dalam berbagai variasi dan bentuk.

Pada awalnya, masyarakat Jepang menggunakan pohon miniatur yang dibentuk dalam wadah cantik di rumah mereka. Herlin menjelaskan, masyarakat di Negeri Sakura pada zaman dulu lebih mengenal bonsai dengan sebutan hachi-no-ki.

Sementara dalam bahasa Mandarin lebih familier dengan sebutan pen-zai, yang memiliki arti penatau pot dan zai yang berarti pohon. Membonsai merupakan satu seni mengerdilkan tanaman dengan mengambil inspirasi dari bentuk keindahan alam. Inspirasi inilah yang menjadikan tanaman tersebut seperti sebuah lukisan alam yang seakan-akan hidup.

"Membonsai bisa dibagi dalam tiga bagian, yaitu bonsai yang berbentuk pohon biasa seperti beringin, bonsai pemandangan alam yang lazim menggunakan tanaman berbunga, serta bonsai perpaduan antara air dan tanah," ujar Herlin.

Tanaman bonsai merupakan salah satu hasil seni pemangkasan tanaman yang dilakukan agar tanaman tumbuh kerdil dan mini. Pekerjaan ini tidak mudah, karena untuk memperoleh bonsai yang sempurna dibutuhkan waktu yang cukup lama.

Selain itu, terdapat pula beberapa teknik yang perlu dikuasai seperti pembentukan, pengairan, dan pengepotan di segala macam bentuk pot. Sementara untuk ukuran potnya, bergantung pada ukuran si bonsai.

 


Sumber: Okezone Property.

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel