299 Rabu, 10 Juli 2013 | 01:55:18

Karpet Impor Made in Turki Awet 15 Tahun

karpet-impor-made-in-turki-awet-15-tahun

Karpet merupakan elemen pemanis tambahan untuk hunian. Kebanyakan karpet digunakan pada ruang tamu, ruang keluarga, dan area ibadah (mushala), bahkan di kamar tidur. Sebelum memilih karpet, sebaiknya ketahui dulu jenis maupun bahan karpet yang dijual di pasaran. Bahan karpet ada yang berasal dari lokal dan ada yang langsung diimpor dari luar negeri. Karpet lokal misalnya dari Bandung dan karpet impor kebanyakan dari Turki.

"Kualitas dan bahan keduanya jelas berbeda. Harganya pun beda jauh. Karpet dengan bahan impor dari Turki bisa tahan sampai 15 tahun," kata Doni, salah satu pedagang karpet di bilangan Tanah Abang, Jakarta kepada Okezone, Selasa (9/7/2013). 

Menurut pria yang telah bertahun-tahun berdagang karpet ini, karpet bahan lokal tekstur permukaannya cenderung lebih kasar dibanding karpet impor. Dari sisi harga, karpet lokal lebih murah dibanding karpet impor yang bahannya lebih halus.

"Karpet Turki yang ukuran standarnya, 1,30 x 1,70 meter harganya berkisar Rp285 ribu, sementara karpet lokal yang ukurannya lebih besar harganya hanya Rp250 ribu per gulung," ujarnya.

Doni menambahkan, untuk karpet Turki yang umumnya dipakai adalah berukuran besar 2 x 3 meter. Harganya pun bisa mencapai Rp900 ribu hingga Rp1 juta per gulung. Namun, lagi-lagi semua kembali pada selera dan kebutuhan konsumen. Bijaklah dalam memilih karpet yang berkualitas baik dan bisa memberikan kenyamanan, serta tahan lama. Sebab, karpet tidak identik dengan barang musiman yang sering-sering diganti.

 


Sumber: Okezone Property.

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel