263 Senin, 07 Juli 2014 | 03:52:15

Berhemat Saat Bulan Puasa dan Lebaran

berhemat-saat-bulan-puasa-dan-lebaranrri

Meskipun sebagian besar orang berpikir bahwa kita bisa berhemat di bulan puasa, tapi kenyataannya tidak demikian. Pengeluaran saat Ramadhan dan lebaran biasanya meningkat sekitar 25% - 50% dibandingkan bulan-bulan biasanya. Hal tersebut dikarenakan harga bahan-bahan pokok yang naik, budaya berbuka puasa diluar rumah dengan teman dan kerabat, juga persiapan lebaran yang berupa makanan-makanan khusus juga mudik. Memang bagi yang bekerja, kita dapat mengharapkan datangnya THR, tetapi apakah cukup bijak bila pendapatan selama sebulan dihabiskan untuk keperluan yang belum tentu penting?

Nah agar kita dapat mengatur pengeluaran di bulan Ramadhan, mari kita coba terapkan beberapa tips berikut!

Berhemat di Bulan Puasa

Agar dapat berhemat di bulan puasa, tanyakan pada diri Anda apakah barang yang akan dibeli adalah kebutuhan yang penting dan sesuai dengan kemampuan Anda?

Setelah itu, coba terapkan tips-tips berhemat di bulan puasa berikut ini:

1.Sungguh-sungguh mengontrol diri belanja sesuai kebutuhan.
2.Tentukan anggaran belanja, dan patuhilah. Pakai pola berbelanja yang sama seperti bulan biasa.
3.Buat daftar belanja. Berbelanjalah bahan kebutuhan pokok saja.
4.Perkirakan uang yang akan dibelanjakan. Bawalah uang tunai seperlunya. Jika Anda menyadari bahwa Anda tidak disiplin, hindari membawa kartu ATM, kartu debit, kartu kredit.
5.Jangan gunakan THR untuk berbelanja kebutuhan puasa.

Mengelola Sumber Dana Menjelang Hari Raya

Adanya gaji dan THR menjelang hari raya sering membuat kita berangan-angan untuk membeli sesuatu yang sebenarnya bukan merupakan kebutuhan penting. Hal tersebut sangat tidak benar jika kita turuti karena mungkin saja kondisi keungan kita setelah hari raya akan berantakan dan akhirnya menyebabkan kita berhutang.

Jadi, dua kesalahan yang sering terjadi menjelang hari Raya yaitu, pertama adalh tidak mengantisipasi kebutuhan yang timbul, seperti pengeluaran lebaran. Dan yang kedua yaitu, hanya mengandalkan THR yang diterima saja. Nah, untuk menhindari kondisi keuangan yang semrawut setelah hari Raya, mari kita coba untuk menerapkan dua cara dibawah ini:

Yang pertama adalah, sisihkan pendapatan bulanan untuk dimasukkan dalan anggaran mudik. Besarnya tergantung dari transportasi yang akan anda gunakan. Yang kedua adalah, dari THR yang diberikan kantor, Anda dapat membagi biaya dari berbagai keperluan seperti keperluan belanja, biaya salam tempel dan jangan lupakan biaya rutin yang dikeluarkan setiap bulannya.

Demikian tips-tips mengatur keuangan Anda di bulan puasa, selamat berhemat!

 

Sumber : mywealth

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel