197 Senin, 30 Juni 2014 | 02:36:53

Beli Rumah Tunai atau Kredit

beli-rumah-tunai-atau-kreditQuizzle

Ketika hendak membeli rumah, pasti terbesit pertanyaan: lebih baik mana, membeli properti secara tunai, atau membeli dengan kredit? Setiap pilihan memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri. Yuk, kita simak ulasan berikut!


Pada dasarnya, membeli properti secara tunai itu jauh lebih aman dan menguntungkan dibandingkan dengan membeli secara kredit.


Jika anda memiliki dana yang cukup, rasio keuangan anda sehat, anda memiliki dana darurat dan asuransi, dan juga memiliki investasi di tempat lain, maka membeli hunian secara tunai merupakan pilihan yang tepat untuk anda. Karena tren harga properti secara umum juga masih akan naik sekitar 15% sampai 20% per tahunnya. Dengan begini, anda tidak perlu memikirkan bunga kredit yang anda harus bayar jika mencicil.


Jika anda memiliki dana tunai yang memadai namun anda memilih untuk mencicil. Pastikan dulu dana yang anda miliki dapat anda investasikan dengan return di atas kenaikan harga properti. Karena jika tidak, maka tidak ada gunanya anda mencicil, selain anda harus membayar bunga kredit dan hak kepemilikan properti yang anda beli, anda tidak memiliki keuntungan lain.


Namun, untuk anda yang belum memiliki dana tunai yang mencukupi, anda dapat memilih untuk menggunakan fasilitas perbankan. Umumnya, bank akan mengajukan syarat kepada calon nasabah berupa tersedianya dana darurat dan asuransi yang pasti. Pastikan juga cicilan anda untuk hunian ini sesuai dengan kebutuhan dan pengeluaran anda setiap bulannya.


Selain itu, anda juga harus memikirkan kemungkinan terburuk yang mungkin terjadi, contohnya, jika pemberi nafkah, atau mungkin diri anda sendiri sudah tidak memiliki pekerjaan lagi, siapa yang akan menggantikan anda mencicil hunian itu di kemudian hari? Jika pertimbang-pertimbangan tersebut sudah dipikirka dengan matang, pastikan berapa besar bunga cicilan dari bank. Lalu, bandingkan tingkat bunganya dengan bank yang lain.

Tips Kredit Rumah
Agar investasi properti melalui kredit bank menjadi menguntungkan, maka ambillah jangka waktu kredit paling pendek, maksimal 10 tahun saja. Alternatif lainnya adalah dengan melunasi cicilan anda secara cepat ketika anda telah memiliki dana yang lebih.


Sebelum memberikan calon nasabahnya kredit properti, bank pasti akan melihat kemampuan membayar dari nasabahnya. Jika anda seorang pebisnis, maka bank akan melihat data laporan hasil bisnis dan arus kas perusahaan anda setiap bulannya, termasuk laporan keuangan perusahaan secara triwulan, kuartal, ataupun tahunan.


Jika anda karyawan, bank akan mengukur kemampuan membayar anda melalui slip gaji, status karyawan di perusahaan, dan lama si karyawan bekerja di perusahaannya.


Selain dari penilaian data di atas, bank juga mensyaratkan uang muka yang biasanya 20% dari nilai rumah. Makin besar uang muka semakin baik. Nah, jika semua semua syarat-syarat di atas telah terpenuhi, maka anda relatif akan lebih mudah mendapatkan pinjaman dari bank. Semoga bermanfaat!



Sumber: Tabloid Rumah

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel