37 Rabu, 02 April 2014 | 11:06:55

Waspada! Kebocoran Anggaran Bulanan

waspada-kebocoran-anggaran-bulanan

Seperti yang Anda duga, apabila membelanjakan uang melebihi anggaran yang sudah dibuat, Anda harus mulai memangkas pengeluaran. Anda bisa lebih kreatif dalam berbelanja, menjual barang-barang lama dan tidak terpakai, serta berhenti makan di restoran yang menguras uang. Berikut beberapa area yang sering menguras uang Anda setiap bulan:
 
Jalan-jalan ke mal. Di kota-kota besar yang minim lahan hijau terbuka, mal menjadi ajang berakhir pekan atau hiburan keluarga. Anda perlu memperhatikan rutinitas ke mal dan biaya yang Anda habiskan sekali jalan ke tempat tersebut.
 
Biasanya ke mal tidak cukup hanya makan di restoran favorit, tetapi sering berujung belanja hal-hal yang tidak perlu. Belum lagi saat anak-anak merengek minta main. Carilah alternatif selain ke mal. Jalan-jalan ke museum, kebun binatang, taman-taman kota, car free day, bisa jadi alternatif yang mengasyikkan sekaligus berhemat untuk keluarga Anda.
 
Makan di luar rumah. Untuk beberapa kota, makan di luar masih bisa dijadikan alternatif makan siang. Tetapi saat Anda tinggal di kota-kota besar seperti Jakarta, Anda harus mulai berhitung berapa yang dikeluarkan sekali makan di luar.
 
Tentunya ini sesuai dengan selera masing-masing individu. Tetapi kalau doyan makan di restoran mal mewah Jakarta, Anda wajib mengeluarkan minimal Rp60 ribu sekali makan. Tak masalah, bila Anda memiliki anggaran memadai. Bila tidak, setialah pada anggaran Anda. Bawa bekal lauk dari rumah dan tinggal membeli nasi panasnya di kantor. Atau, berlangganan catering bisa menjadi alternatif berhemat.
 
Cicilan Kendaraan. Sebetulnya Anda bisa mengalihkan cicilan kendaraan untuk pos pengeluaran yang lebih penting. Jika bisa beli motor bekas berkualitas dengan harga setengah motor baru melalui cara tunai, itu lebih daripada mencicil.
 
Begitu pula dengan mobil. Anda tetap bisa berkendara dengan baik dan bebas dari utang cicilan bulanan.
 
Belanja bulanan. Anda mungkin sudah membuat daftar belanja dan masih saja melebihi anggaran. Lakukanlah riset harga terhadap merek lain pada barang sejenis, belanja di tempat-tempat yang lebih murah. Alternatif lainnya, minta asisten rumah tangga yang berbelanja kebutuhan rumah tangga bulanan dengan catatan dari Anda.
 
Hal ini agar Anda tidak tergoda melihat kanan-kiri saat berbelanja bulanan di supermarket. Hindari mengajak seluruh anggota keluarga belanja bulanan di supermarket dan menjadikan hal ini sebagai sarana hiburan keluarga. Semakin banyak yang diajak, semakin banyak keinginan yang ingin dipenuhi
 
Hemat Energi. Matikan lampu, AC saat keluar kamar. Cabut charger dari colokan listrik saat selesai digunakan. Mencabut stop kontak pada barang-barang elektronik bisa menghemat pengeluaran listrik Anda setiap bulan.
 
Begitu pula dengan air dan gas. Coba hitung ulang, apakah memasak sendiri lebih murah dari pada Anda berlangganan catering rumah tangga? Selain lebih simpel, Anda dapat menghemat beberapa pos belanjaan.
 
Pakaian. Kita tidak membutuhkan pakaian baru setiap bulan. Membeli pakaian di garage sale atau toko-toko online sering kali bisa memangkas anggaran belanja pakaian. Belilah pakaian berkualitas dengan model sepanjang masa yang bisa Anda padu-padankan dengan pakaian Anda yang lain.
 
Semakin Anda terbiasa dengan membuat dan menjalankan anggaran setiap bulan, Anda akan semakin mahir dalam menyesuaikan diri dengan hal-hal darurat. Apabila mampu berhemat 10 persen dari anggaran yang dibuat, Anda dapat mengalokasikannya kepada dana cadangan (emergency fund) atau tambahkan nilai investasi Anda.
 
Jangan menyerah pada diri Anda, lakukan yang seharusnya untuk memperbaiki kondisi finansial Anda.

Sumber : Yahoo News

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel