256 Rabu, 19 Maret 2014 | 11:39:17

Bangun Rumah: Langsung Dijual atau Disewakan Dulu?

bangun-rumah-langsung-dijual-atau-disewakan-dulu

Properti merupakan investasi yang paling menguntungkan dibandingkan dengan yang lainnya seperti saham ataupun logam mulia. Tentunya Anda berkeinginan untuk memiliki properti lebih dari satu. Seperti memiliki tanah kaveling yang ingin Anda kembangkan menjadi rumah baru. Namun yang menjadi persoalan, di tanah keveling ini yang rencanannya akan dibangun rumah baru nantinya apakah langsung dijual atau disewakan?

Sebelum Anda membangun rumah tersebut perhatikan tingkat permintaan terhadapt rumah di lokasi tersebut apakah masih cukup bagus? Lalu dalam membangun rumah sesuaikan dengan selera pasar yang sedang tren. Dikutip dari berbagai sumber, berikut beberapa asumsi yang dapat Anda dipertimbangkan, yaitu:

1. Rumah dibangun, kemudian langsung dijual
Dalam memilih alternatif ini, contoh perhitungan yang dapat diberikan adalah sebagai berikut: Misal nilai tanah taveling tersebut Rp200 juta dan nilai bangunan yang akan dikembangkan sekitar Rp150 juta. Jadi nilai properti berdasarkan cost Rp350 juta. Nah, dengan nilai properti sebesar Rp350 juta, maka rumah tersebut harus terjual minimal dengan harga Rp410 juta, sehingga nilai tambah (added value) yang akan Anda peroleh adalah sekitar 18%. Dengan added value sebesar ini, maka dapat dikatakan kalau investasi Anda menguntungkan, karena untuk pembangunan rumah, added value biasanya berkisar di antara 15% - 20%.

2.Menyewakan terlebih dahulu, untuk kemudian setelah masa waktu tertentu (misalnya setahun), rumah tersebut dijual
Alternatif ini dapat diambil apabila ada kemungkinan kenaikan nilai tanah dan rumah sepanjang tahun tersebut. Apresiasi nilai tanah dan rumah biasanya sekitar 15% per tahun. Karena itu, akan lebih baik apabila rumah tersebut disewakan terlebih dahulu, untuk kemudian dijual pada tahun berikutnya.

Dengan harga jual rumah sebesar Rp410 juta, sebaiknya harga sewa yang ditetapkan adalah sekitar Rp16,4 juta per tahun, sehingga keuntungan sewa yang bisa Anda peroleh adalah sekitar 4% per tahun.

Jadi dengan tingkat sewa sebesar 4%, dapat dikatakan bahwa investasi Anda menguntungkan, karena tingkat sewa rumah biasanya berkisar antara 3% - 5% per tahun. Pada tahun berikutnya, dengan apresiasi nilai tanah sebesar 15%, rumah tersebut dapat dijual dengan harga sekitar Rp470 juta, yaitu 1,15 x Rp410 juta.
 
Dengan asumsi seperti ini, maka keuntungan yang akan Anda peroleh adalah sekitar Rp16,4 juta + Rp60 juta = Rp76,4 juta. Sehingga, capital gain yang dapat Anda peroleh adalah sekitar 21,8 %. Dengan capital gain sebesar ini, investasi yang Anda lakukan juga tetap layak.


Jadi, pilihan mana yang akan Anda ambil?

Haryanto
Sumber : Rumah123

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel