159 Jum'at, 28 Februari 2014 | 02:13:15

Kenali Biaya Menyambut 'Penghuni Baru'

kenali-biaya-menyambut-penghuni-baru

Anda sedang menantikan kelahiran 'penghuni baru', buah hati Anda? Selamat! Anda senang, tentu saja. Tapi tetap perlu diingat,  masih ada tugas dan tantangan menanti; mempersiapkan diri menjalani kehamilan sehat dan bahagia plus mempersiapkan kekuatan finansial. Pos pengeluaran di masa penantian si buah hati umumnya digunakan untuk membeli segala peralatan bayi yang cukup besar dan juga persiapan melahirkan. Apa saja yang harus Anda siapkan?

1. Biaya kehamilan
Anda harus mempersiapkan penghasilan untuk membeli kebutuhan hamil sehat seperti vitamin, makanan sehat, dan juga senam hamil. Alokasi pos pengeluaran ini harus diambil dari penghasilan rutin bulanan seperti gaji. Angka yang ideal maksimal 10% dari gaji.

2. Biaya kesehatan dan kelahiran
Setiap bulan, Anda harus menganggarkan biaya rutin untuk kontrol ke dokter. Sedangkan USG dapat dianggarkan maksimal 2x dalam masa kehamilan, terutama di minggu ke-12 dan minggu terakhir untuk mengetahui kesehatan janin. Apabila ada rezeki lebih, boleh saja melaksanakan jenis USG 4 dimensi yang biayanya lebih besar.

Jangan lupa juga menyisihkan penghasilan bulanan untuk keperluan biaya melahirkan. Apabila kehamilan saat ini adalah yang pertama, saya sarankan untuk mempersiapkan anggaran biaya melahirkan dengan operasi sesar. Jika Anda melahirkan normal, sisa anggaran dapat digunakan untuk tambahan dana pendidikan.

3. Perlengkapan bayi
Masa penuh euphoria ini sering membuat kita lupa daratan. Baju bayi yang menggemaskan, stroller, carseat, baju hamil, dan lainnya bisa jadi menggerus keuangan kita hingga tak bersisa. Belum lagi terpaksa mengandalkan taksi ke mana-mana, karena sudah tidak bisa menyetir sendiri. Bahkan, mengambil jasa asisten rumah tangga tambahan saat ternyata kehamilan agak menyulitkan untuk mengerjakan tugas rumah tangga.

Membeli semua itu, bisa jadi mampu. Tapi apakah perlu? It’s NEEDS versus WANTS. Karena itu, sebaiknya  tulis lagi apa-apa saja yang menjadi kebutuhan untuk tahun pertama si bayi? Anda pun harus bisa menentukan mana yang prioritas dan mana yang bukan. Jika mampu untuk membeli yang baru, invest in good quality stuffs, supaya awet dan bisa dilungsurkan ke adiknya kelak.

4. Asuransi jiwa dan manfaat kesehatan
Bila anggota keluarga bertambah, itulah saat yang tepat untuk mengevaluasi apakah keluarga  sudah mendapatkan perlindungan asuransi jiwa yang tepat? Ingat, lho, fungsi asuransi jiwa itu adalah untuk mengganti penghasilan si pencari nafkah, bila terjadi risiko kematian saat usia masih produktif. Sehingga, asuransi jiwa hanya layak diambil untuk pencari nafkah dalam keluarga.

Periksa juga berapa besar manfaat kesehatan yang didapat dari kantor tempat bekerja,  terutama untuk biaya kesehatan anak di 3 bulan pertamanya. Ada beberapa jenis asuransi kesehatan yang hanya mengganti biaya kesehatan seperti imunisasi wajib sampai batas rupiah tertentu. Solusinya, Anda dapat mengalokasikan 5% dari penghasilan untuk biaya imunisasi  atau lakukan imunisasi wajib di Puskesmas terdekat agar biayanya lebih murah.

5. Dana pendidikan anak
Diskusi mengenai dana pendidikan anak sudah harus dimulai sejak si bayi masih dalam kandungan. Calon Ayah dan Bunda perlu tahu sekolah seperti apa yang ingin dipilihkan untuk si buah hati. Mulailah mencari informasi tentang sekolah yang sudah menjadi pilihan dan  cari tahu berapa besar biaya pendidikan yang kelak Anda butuhkan. Setelah tahu angkanya, Anda bisa memilih instrumen seperti apa yang tepat Anda pilih.

Tabungan adalah produk untuk menabung yang dapat menjaga keutuhan modal awal. Namun  tentu saja imbal hasilnya pasti tidak tinggi. Sedangkan produk investasi seperti reksadana, adalah produk untuk melipatgandakan modal awal Anda dengan lebih cepat. Namun risikonya bisa jadi nilai investasi menurun pada suatu periode. Sementara  asuransi merupakan produk proteksi untuk melindungi keuangan keluarga,  apabila kepala keluarga yang menjadi sumber penghasilan meninggal dunia atau menderita cacat total tetap permanen.

Jadi memang tabungan adalah untuk menabung, Investasi untuk investasi dan Asuransi untuk proteksi. Anda bisa membeli ketiga produk tersebut secara terpisah dengan biaya yang lebih murah.

Sumber : Ayahbunda

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel