89 Jum'at, 14 Februari 2014 | 11:27:21

Cicilan Transaksi Luar Negeri

cicilan-transaksi-luar-negeri

Kartu kredit merupakan salah satu alat pembayaran yang banyak dipakai. Ini karena penggunaanya yang ringkas dan dapat digunakan baik didalam maupun diluar negeri. Program cicilan 0% juga menjadi andalan dalam penggunaan kartu kredit. Namun bagaimana bila transaksi dengan cicilan 0% tersebut dilakukan saat diluar negeri, yang notabene menggunakan kurs dollar?

Menurut Perencana Keuangan Independen, Ligwina Hananto, tiap bank memiliki aturan main yang berbeda. Seorang teman pernah menggunakan kartu kreditnya untuk membeli tiket pesawat dari luar negeri. Kemudian ia buru-buru menelepon ke call center kartu kredit supaya tahu berapa biaya yang akan ditagih dalam rupiah. Ternyata, call center belum bisa mengonfirmasi karena baru sampai proses autorisasi. Artinya, transaksi sudah terjadi, tetapi perhitungan kurs belum terlaksana. Butuh waktu 2-3 hari sebelum ia mengetahui tagihan resmi dalam rupiah.

Biasanya bank menggunakan kurs tengah yang tentu lebih lemah dibandingkan kurs di tempat transaksi mata uang atau money changer. Tanyakan kepada bank apakah transaksi sudah diautorisasi dan tagihan resmi sudah tercetak. Harusnya tagihan kartu kredit Anda  sudah dalam rupiah dan bebas dari risiko kenaikan dolar. Maka, kalau mau dicicil 0% tidak perlu ada masalah tagihan bergerak gara-gara dolar menguat. Hanya pihak bank yang bisa mengonfirmasi ini dengan melihat data di sistem mereka.(f)

Sumber : Femina

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel