49 Rabu, 15 Januari 2014 | 11:32:30

Hemat Pengeluaran Saat Musim Hujan

hemat-pengeluaran-saat-musim-hujan

Hujan deras yang tidak kunjung berhenti adalah awal dari berbagai masalah di rumah. Pintu dan jendela yang sedikit berubah bentuk, cat mengelupas, genteng bergeser, kerusakan pada plafon, hingga genangan air masuk ke dalam rumah, semua hal ini bisa membuat Anda mengeluarkan banyak uang. Untuk itu, sudah tiba waktunya bagi Anda menekan pengeluaran. Berikut ini beberapa alternatif yang bisa segera Anda lakukan.
 
Pertama, jangan paksa pendingin udara di rumah Anda "bekerja keras". Kurangi penggunaannya pada saat tidak dibutuhkan. Lagipula, udara di luar pun relatif dingin karena hujan yang tidak kunjung berhenti.
 
Kedua, padamkan berbagai alat elektronik. Anda bisa menggunakan pengatur waktu atau sensor cahaya untuk memastikan lampu di luar rumah Anda menyala dan padam tepat waktu. Anda juga bisa memanfaatkan power strip dengan pengatur waktu jika Anda merasa lebih nyaman meninggalkan rumah ketika lampu menyala dan televisi atau radio masih memutar acaranya.
 
Ketiga, rencanakan belanja Anda sebelum pergi ke pasar atau supermarket. Kemudian, tetap pada rencana tersebut dan jangan membeli barang lain. Cara ini mampu membuat Anda menghindari biaya berlebih. Jangan lupa, perhatikan harga barang-barang yang Anda beli. Terkadang, harga mengindikasikan kualitas. Tidak ada salahnya memilih pilihan terbaik, terlebih jika harganya hanya terpaut sedikit.
 
Keempat, pertimbangkanlah membeli barang-barang dalam paket. Biasanya, ketika Anda hitung, harga per-item lebih murah. Misalnya, beli tisu gulung isi enam, pasta gigi, atau benda-benda keperluan lain dalam paket berisi enam atau 12. Meski Anda mengeluarkan uang lebih banyak sekarang, anggap ini investasi Anda dalam jangka panjang.
 
Kelima, perhatikan isi garasi, khususnya mobil Anda. Periksa tekanan udara ban mobil Anda dan sesuaikan dengan ketentuan yang biasa diletakkan di pintu mobil. Ban dengan isi yang ideal mampu menghemat penggunaan bahan bakar. Bahkan, bila perlu, hindari menggunakan kendaraan pribadi ke tempat kerja. Manfaatkan kendaraan umum.
 
Kelima, hindari membeli makan di restoran. Masaklah sendiri untuk menghemat pengeluaran. Bila perlu, gunakan slow cooker untuk memasak ketika Anda pergi kerja, dan makan malam akan siap ketika Anda sampai di rumah.
 
Keenam, ketahui isi lemari baju Anda. Mengetahui isi lemari baju membuat Anda mampu menunda atau bahkan menangguhkan pembelian baju. Pengeluaran berkurang, Anda pun bisa menyingkirkan baju-baju yang sudah tidak Anda gunakan.
 
Ketujuh, hentikan keanggotaan kelab-kelab olahraga, majalah, dan online subscription yang sebenarnya jarang atau hampir tidak pernah Anda gunakan.
 
Terakhir, buatlah kebiasaan baru. Alih-alih secara otomatis membeli barang-barang baru, cobalah memperbaikinya terlebih dahulu. Mulailah dari hal-hal sederhana seperti baju, hingga furnitur. Dengan menjalankan hal ini, Anda pun bisa menghadapi efek cuaca buruk tanpa perlu terburu-buru ingin membeli barang baru.

Editor    : Hilda B Alexander
Sumber : Kompas

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel