15 Selasa, 24 Desember 2013 | 11:00:18

Cara Jitu Baby Budgeting

cara-jitu-baby-budgeting

Anda atau istri Anda positif hamil? Wah, selamat, ya! Sebab, setelah ini, tugas yang seru dan penuh tantangan menanti, apalagi kalau bukan menyiapkan diri menjalani kehamilan sehat dan bahagia! Plus menyiapkan kekuatan finansial. Bukan, apa-apa kehadiran anak pasti akan menambah pengeluaran sehari-hari. Cobalah ikuti beberapa langkah menyusun anggaran bayi alias baby budgeting berikut:

1. Cermati anggaran bulanan. Alangkah baiknya bila Anda catat pengeluaran rutin setiap bulan, supaya jelas untuk apa saja Anda berbelanja. Dari catatan tersebut, Anda dan pasangan dapat menyusun anggaran pengeluaran per bulan secara lebih detil .

Cek saldo tabungan Anda di bank secara berkala. Dengan demikian Anda yakin jumlah tabungan Anda kini. Jika dirasa perlu, Anda dapat melakukan penghematan pada salah satu pengeluaran rutin per bulan. Bukankah uang itu bisa ditabung? Lumayan ‘kan, sedikit demi sedikit dapat dipakai untuk membeli perlengkapan bayi.

2. Cek kartu kredit dan tagihannya. Memeriksa kembali penggunaan kartu kredit dan tagihan-tagihan yang belum terbayar merupakan langkah bijak. Bagaimanapun, hadirnya anak perlu dana yang tidak sedikit. Ada baiknya Anda tuntaskan tagihan-tagihan.

Minimalkan penggunaan kartu kredit sementara waktu karena bunganya tergolong tinggi. Tanpa disadari bunga dapat melilit Anda dalam jeratan hutang yang semakin dalam.

Bila Anda dan pasangan berdisiplin tidak terlena dengan kemudahan kartu kredit, dan hemat dalam belanja, jangan heran jika Anda berdua punya uang lebih yang dapat dialokasikan untuk persiapan menyambut bayi.

Anda pun dapat mempertimbangkan tawaran personal loan dari salah satu bank tepercaya untuk mendapatkan dana tambahan demi terpenuhinya kebutuhan menyambut kelahiran bayi. Pilih bank yang dapat membantu dan memberi kemudahan dengan bunga pinjaman yang tidak terlalu tinggi.
 
3. Ketahuilah hak Anda! Bagi Anda ibu bekerja, cobalah ketahui hak Anda sebagai karyawati yang tengah hamil dan menanti kelahiran. Anda bisa berdiskusi dengan atasan Anda dan kepala SDM tentang perkiraan tanggal cuti, dan pastikan tak kehilangan hak-hak Anda. Semisal gaji semasa cuti, biaya konsultasi ke dokter kandungan, dan biaya melahirkan.

Namun bila Anda mengelola usaha sendiri, Anda perlu menentukan secara bijak tunjangan untuk diri sendiri seluruh biaya tersebut.

4. Tak perlu merasa khawatir. Anda tentu ingin semua persiapan finansial terpenuhi. Ketika tiba hari “H”, Anda dan pasangan tak pusing dan repot dengan dana yang mesti dikeluarkan.

Tak dipungkiri uang berperan penting dan kerap menjadi pemicu pertengkaran suami-istri. Namun, dengan strategi tepat, Anda berdua dapat memanfaatkan dana secara bijak.

Anda pun tetap dapat mengkomunikasikan sisi finansial dengan pasangan, merancang rencana anggaran keuangan untuk masa depan buah hati tercinta, dan tidak lupa senantiasa memberikan cinta serta kasih sayang untuk si bayi. Selamat berhitung!

Sumber : Ayahbunda

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel