68 Jum'at, 13 Desember 2013 | 05:45:50

Ayo Cek Keuangan Anda!

ayo-cek-keuangan-anda

Mengatur keuangan bisa dibilang merupakan hal terpenting dalam hidup. Besar kecilnya pengeluaran sangat bergantung pada gaya hidup. Ayo coba perhatikan cara Anda hidup sekarang. Caranya, lakukan langkah pemeriksaan berikut ini. Paling tidak, pastikan dulu Anda dan keluarga hidup dalam kondisi keuangan yang sehat.

1)Rasio Menabung, Minimal 10%
Rasio Menabung =Menabung (Menyisihkan) / Penghasilan Bulanan
Rasio pertama adalah rasio menabung. Hitung, berapa bagian dari penghasilan bersama  tiap bulan yang berhasil Anda tabung  atau sisihkan. Ini bisa berbentuk menabung di tabungan, investasi rutin di reksa dana atau emas, bahkan dalam bentuk asuransi. Jumlah yang berhasil kita sisihkan sebaiknya minimal 10%. Jadi, untuk seorang Eksa, Milla, atau Jessica, bukan jumlah nominal yang harusnya bisa diselamatkan, tetapi mengikuti persentase terhadap penghasilan mereka masing-masing.

2)Rasio Mencicil Utang, Maksimal 30%
Rasio Mencicil Utang = Cicilan Utang / Penghasilan Bulanan
Rasio kedua adalah rasio mencicil utang. Semua penghasilan ada batasnya. Maka, bagian yang Anda gunakan untuk mencicil utang pun harus ada batasnya. Sebaiknya cicilan ini untuk membeli aset yang bertumbuh, seperti rumah. Kasus Eksa, Milla, dan Jessica, ketiganya tidak memiliki cicilan rumah. Jumlah cicilan pun bervariasi, cenderung sangat besar, melebihi ketentuan maksimal cicilan 30% dari penghasilan bulanan. Sangat berbahaya jika cicilan ini ternyata adalah cicilan kartu kredit yang digunakan untuk berbelanja bahan makanan. Jadi, pilih-pilih dulu apa yang mau dicicil sebelum mengambil keputusan. Soal ‘mampu’ itu relatif, tapi soal maksimal 30% untuk mencicil utang, tentu bisa dihitung.

3) Dana Darurat, Minimal 1 Kali Biaya Hidup
Terakhir, periksa berapa jumlah uang yang sudah Anda alokasikan sebagai dana darurat. Dana darurat bisa kita kumpulkan selama 1-3 tahun ke depan. Anda juga bisa menyimpan alokasi dana darurat ini di produk yang likuid dan berisiko rendah, seperti tabungan, deposito, reksa dana pasar uang, dan emas logam mulia.
   
Ada banyak teori tentang berapa banyak dana darurat yang  Anda miliki. Paling sedikit Anda harus punya uang yang memang ‘parkir’ tidak pergi ke mana-mana dan siap digunakan untuk hidup 1 bulan ke depan. Tentu saja, jika sudah menikah dan memiliki anak, jumlah ini perlu lebih besar. Anda harus bisa memastikan keluarga bisa makan untuk 9 -12 bulan ke depan.
   
Sudah sampai di sini, mari nikmati prosesnya. Proses belajar jujur pada diri sendiri, belajar mengendalikan diri tanpa perlu mengekang keinginan, dan belajar menyusun prioritas dalam hidup Anda. Ini tidak bisa disulap dalam 1 hari. Ada orang yang perlu 2 bulan, 6 bulan, bahkan 3 tahun untuk kemudian melakukan transformasi dalam hidupnya.

Nah, mari bertanya lagi pada diri masing-masing...
Apakah Anda sudah hidup pada gaya hidup yang pantas untuk Anda nikmati?

Sumber : Femina

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel