200 Jum'at, 29 November 2013 | 12:25:01

Anak Muda Jangan Buta Soal Keuangan, Apalagi yang Baru Kerja

anak-muda-jangan-buta-soal-keuangan-apalagi-yang-baru-kerja

Lulus dari perguruan tinggi, seseorang masih dikatakan muda, liar, dan bebas. Anda merasa tidak bisa dihancurkan, dan seolah-olah bisa menghadapi seluruh masalah yang ada di dunia. Apalagi mereka yang baru mendapatkan penghasilan sendiri. Anda mungkin tergoda untuk menghabiskan semua uang karena merasa bahwa bulan depan gajian lagi.

Selain itu, Anda merasakan sensasi yang luar biasa ketika Anda akhirnya bisa mendapatkan penghasilan sendiri dan bisa berbelanja secara tidak karuan sampai uang habis begitu saja. Kegembiraan masa muda memang menyenangkan, sayangnya hal ini membuat lupa untuk memikirkan perencanaan keuangan masa depan.

Sepuluh tahun berlalu dan Anda mungkin mulai bertanya apa yang Anda harus tunjukkan untuk hasil bekerja selama satu dekade terakhir. Anda tiba-tiba menyadari bahwa cerdas dalam mengatur pengeluaran keuangan adalah hal penting.

Berikut adalah 10 hal penting untuk kaum muda sebelum menggunakan uangnya seperti dikutip dari TheRichest.

Tidak Ada Istilah Kaya Mendadak
Semua orang ingin menjadi kaya secepat mungkin, tetapi hal itu bisa terjadi jika Anda lahir dari keluara miliuner. Anda harus ingat bahwa tidak ada hasil tanpa kerja keras.

Kesabaran adalah kebajikan, itu alasan yang baik. Anda harus bekerja sendiri menaiki tangga dari waktu ke waktu, kesabaran Anda akan menuai keuntungannya. Biasanya jika Anda bisa ingin cepat kaya, pasti akan ada kegagalan.

Bijak Menggunakan Kartu Kredit
Sebuah kartu kredit dapat menjadi cara yang baik untuk mengelola keuangan dan pengeluaran, tapi banyak anak muda memperlakukan kartu kredit seperti kartu ajaib yang memungkinkan mereka untuk menghabiskan uang tanpa batas. Masalahnya adalah bahwa kartu kredit cenderung bisa ‘mengancam’ ketika waktu pembayaran datang. Jadi, belajar untuk menggunakan kartu Anda dengan bijaksana.

Bentuk Kebiasaan Baik dalam Mengatur Uang
Orang muda cenderung menghabiskan uang dengan boros pada hal-hal yang tidak berguna. Setiap malam diperlakukan seperti akhir pekan, dan menghabiskan uang secara bebas seperti membeli makanan dan minuman di luar sampai belanja keperluan hobi.

Ketika Anda bertambah tua, Anda menyadari bahwa kebiasaan baik untuk pengeluaran Anda memang harus diperhatikan. Tetap fokus pada kebutuhan Anda, bukan keinginan Anda.

Patungan Pengeluaran dengan Teman Sekamar
Hidup mandiri memang bagus, kita tidak perlu berdebat dengan orang  lain tentang bagaimana menjalankan rumah tangga misalnya. Tapi jika Anda memiliki teman sekamar di kontrakan atau kostan, Anda dapat memotong biaya sewa dan keperluan Anda sehari-hari.

Jangan Remehkan Biaya Tambahan
Kartu ATM seharusnya memberikan kenyamanan perbankan di mana saja dan kapan saja Anda inginkan. Namun, Anda harus ingat bahwa jika Anda menggunakan mesin dari bank lain, ada biaya tambahan lain.

Pembayaran kartu kredit yang melewati tenggat jatuh tempo juga akan mengakibatkan biaya tambahan, ditambah beban keuangan untuk semua pembelian di hari berikutnya. Anda mungkin berpikir bahwa jumlah yang dibebankan per transaksi soal remeh, tetapi jika digabungkan secara bersama-sama, biaya tambahan tersebut justru makin membesar.

Tidak Perlu Gegabah Beli Kendaraan Baru
Setelah Anda mulai mendapatkan uang yang layak, kecenderungannya adalah mulai tergiur untuk beli kendaraan baru yang mengkilap dan mengesankan. Anak muda harus berpikir panjang dan keras sebelum membeli kendaraan baru.

Karena selain beli kendaraan juga ada hal lain yang perlu dipenuhi yaitu asuransi, perawatan, dan bensin. Belum lagi biaya parkir. Pastikan Anda siap untuk memikul tanggung jawab jika punya kendaraan baru.

Harus Tahu Prioritas
Tagihan yang banyak tak dapat terhindarkan. Cicilan kendaraan, tagihan kartu kredit, kebutuhan sehari-hati, koran langganan, koneksi internet, asuransi, dan lain-lain hanya beberapa dari biaya bulanan yang biasa Anda bayar.

Meskipun harus selalu membayar utang tepat waktu, tapi saat uang mulai terbatas Anda perlu belajar memprioritaskan tagihan. Jangan membayar sesuai batas minimal, tapi usahakan sebesar mungkin tanpa membebani pembayaran lainnya.

Khususnya, KPR, kredit dan tagihan kartu kredit harus diberikan prioritas. Masalah jangka pendek dapat memiliki dampak jangka panjang, jadi pastikan untuk menangani keuangan Anda dengan baik.

Mengatur Dana Darurat
Sebuah pohon tumbang di halaman rumah Anda, menembus atap. Anda mendadak sakit dan tidak mampu bekerja. Anda tidak pernah tahu kapan keadaan darurat akan muncul, dan Anda bisa tiba-tiba membutuhkan uang banyak. Anda harus memastikan bahwa Anda memiliki sekitar tiga sampai enam bulan cadangan uang di tabungan sebagai contingency plan untuk apa pun biaya tak terduga.

Rencanakan Keuangan Jangka Menengah
Apa yang Anda rencanakan untuk waktu lima sampai sepuluh tahun ke depan? Mungkin jalan-jalan ke Eropa, atau akhirnya menikahi kekasih yang sudah pacaran sejak SMA, atau mencapai gelar pendidikan yang lebih tinggi, terlepas dari apa tujuan jarak menengah Anda, harus ada perkiraan biaya dan mulai menabung untuk itu dengan menyisihkan persentase tertentu dari gaji Anda setiap bulan.

Jangan takut untuk memulai investasi dalam saham atau obligasi untuk membantu Anda mencapai tujuan. Berinvestasi dengan bijak, dan celengan Anda akan tumbuh lebih cepat daripada tabungan biasa, dan Anda dapat menghindari perangkap soal istilah mencoba untuk menjadi kaya dengan waktu cepat.

Rencanakan Masa Pensiun
Tentu saja, ada rencana jangka panjang yang juga perlu dipikirkan. Tidak ada istilah terlalu dini untuk mulai menabung untuk masa pensiun. Pelajari pilihannya, seperti rekening pensiun perorangan yang ditawarkan oleh reksa dana.

Ada dana pensiun yang menawarkan suku bunga yang layak bebas dari pajak, bahkan memungkinkan Anda untuk menarik uang kapan saja dalam keadaan darurat. Taruh dalam jumlah mungkin akan membantu kebutuhan Anda di masa depan.

Sumber : Detik



📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel