64 Senin, 25 November 2013 | 11:03:33

Bijak di Dapur, Hemat di Kantong

bijak-di-dapur-hemat-di-kantong

Di rumah, kebutuhan energi terbanyak ada di dapur. Coba saja cermati. Untuk menjalankan fungsinya, dapur memerlukan air, api, listrik, gas atau bahan bakar lain. Itu sebabnya menggunakan perangkat, alat dan bahan bakar dengan bijak akan memberi penghematan energi terbesar di rumah. Berikut ini  solusi untuk menghemat bahan makanan, air, gas, dan listrik dalam aktivitas yang berhubungan dengan dapur.

  • Biasakan belanja keperluan dapur untuk seminggu sekaligus, simpan dengan pengemasan yang baik di dalam lemari es.
  • Memasak secukupnya sesuai jumlah anggota keluarga untuk makan sehari saja
  • Tampung air bekas cucian sayur/beras/ikan/daging untuk menyiram tanaman.
  • Pertimbangkan urutan memasak agar wajan tak perlu dicuci sebelum digunakan kembali. Misalnya, mulai dengan menggoreng  tempe, lanjutkan dengan menumis sayur, dan terakhir gunakan wajannya untuk merebus daging.
  • Gunakan panci tekan untuk merebus. Penggunaan panci tekan memangkas banyak waktu memasak. Contoh:-Butuh 45menit untuk merebus daging dengan panci biasa; hanya 15 menit jika menggunakan panci tekan.
  • Cegah hilangnya panas dari api dengan mutup panci/ wajan dengan penutupnya.
  • Panci yang terbuka akan membuang banyak panas, masakan pun jadi lebih lama matang, bahan bakar yang terpakai lebih besar.
  • Matikan oven/kompor sebelum masakan benar-benar matang.  Biarkan sisa panas yang masih menempel pada wajan/panci melanjutkan proses pematangan masakan tanpa perlu menggunakan api.

Semoga bermanfaat!


Sumber : Ideaonline

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel