29 Rabu, 20 November 2013 | 11:40:48

Investasi Barang Pribadi

investasi-barang-pribadi

Menurut berbagai kamus keuangan, investasi adalah suatu upaya untuk menunda konsumsi di masa sekarang untuk mendapatkan kenaikan kekayaan yang dapat digunakan untuk konsumsi di masa mendatang. Jadi, investasi adalah suatu strategi, bukanlah tujuan akhir. Anda harus benar-benar paham apa tujuan Anda melakukan investasi. Misalnya, Anda berkeinginan untuk bisa memenuhi dana kuliah anak Anda 15 tahun dari sekarang. Anda harus tahu berapa biaya kuliah yang nantinya akan Anda keluarkan 15 tahun lagi dengan memperhitungkan tingkat inflasi pendidikan. Selanjutnya, barulah menentukan instrumen investasi apa yang cocok untuk tujuan Anda tersebut.

Suatu aset bisa dikatakan investasi apabila dapat memberikan Anda salah satu (atau bisa semuanya) dari dua hal berikut;


1. Kenaikan nilai kekayaan. Contohnya Anda membeli tanah pada tahun 1980-an dengan harga Rp 100.000/m2. Sekarang, tanah tersebut kalau dijual mungkin bisa laku dengan harga Rp 3.000.000/m2. Jadi, ada kenaikan nilai kekayaan untuk Anda sebagai pemilik tanah tersebut.

2. Penghasilan pasif. Contohnya Anda memiliki deposito Rp 100 juta di sebuah bank. Setiap bulan, deposito tersebut akan memberikan bagi hasil. Artinya, ada penghasilan pasif sebesar Rp X yang akan Anda terima setiap bulan.

Kekayaan kita sendiri bisa dibagi menjadi aset investasi dan aset konsumsi. Contoh aset investasi adalah deposito, saham, logam mulia, dan berbagai aset lain yang tidak kita gunakan untuk kehidupan sehari-hari.

Sedangkan, aset konsumsi contohnya rumah tinggal, kendaraan, perhiasan emas. Lukisan termasuk aset konsumsi yang punya nilai jual tinggi karena Anda tidak menyimpan aset tersebut di gudang, melainkan ikut menikmati keindahannya.

Ada beberapa barang yang dapat dikategorikan aset konsumsi bernilai jual tinggi, sehingga dapat menjadi sebuah aset investasi untuk Anda. Salah satu pilihan investasi dapat berupa barang koleksi. Barang koleksi adalah segala jenis barang yang biasa dikoleksi dan memiliki nilai berharga. Batik kuno bisa dijadikan barang koleksi bernilai jual tinggi lho!

Namun, tentu saja ada hal-hal khusus yang perlu Anda perhatikan jika Anda ingin berinvestasi dalam barang-barang koleksi, misalnya Anda harus mengenal dengan baik karakteristik dari barang yang akan Anda koleksi, memiliki akses ke komunitas-komunitas kolektor barang-barang tersebut, dan lain sebagainya.

Untuk menentukan barang pribadi apa saja yang mungkin dapat dijadikan aset investasi, saya sarankan Anda berkonsultasi dengan perencana keuangan independen dan juga kurator di balai lelang.

Sumber : Female Kompas

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel