186 Senin, 18 November 2013 | 11:41:45

Bisnis Homestay Cocok di Daerah Tujuan Wisata

bisnis-homestay-cocok-di-daerah-tujuan-wisata

Daripada rumah tidak dihuni memang lebih baik dimanfaatkan untuk bisnis. Salah satu pilihannya adalah bisnis homestay. Model bisnis ini sangat cocok dikembangkan di daerah Yogyakarta, mengingat kota ini dikenal sebagai kota pelajar dan destinasi wisata internasional. Modal yang dibutuhkan juga tidak terlalu besar. Namun, untungnya bisa dibilang lumayan besar. Tentunya dengan menerapkan konsep usaha dan strategi promosi yang tepat dan jitu. Biasanya BEP akan didapatkan kurang lebih dua tahun.

Apalagi jika rumah Anda berada di lokasi yang strategis, sayang sekali bila dianggurin begitu saja. Biasanya rumah yag tidak dihuni akan dijual, dikoskan atau dikontrakan. Cara ini memang juga mendatangkan keuntungan. Tapi akan lebih menguntungkan bila dijadikan homestay.

Homestay adalah model penginapan yang menyediakan fasilitas yang lengkap. Terkadang pemilik hunian juga bisa menghuninya berbaur dengan tamu. Bila rumah Anda berada dekat dengan lokasi wisata atau pusat kota, tentunya sangat cocok untuk digunakan sebagai homestay. Di Yogyakarta, keberadaan homestay terbilang cukup banyak.

Yogyakarta memang dianggap potensial oleh pengelola bisnis homestay. Dikarenakan beragamnya pilihan tempat pariwisata. Homestay berbeda dengan hotel, karena homestay memberikan kenyamanan layaknya berada di rumah sendiri. Para wisatawan pun semakin berminat dengan jenis penginapan ini.

Keuntungan yang bisa diraih mencapai 70% dari total pemasukan. Bila Anda belum memahami bisnis ini Anda bisa bekerjasama dengan pengelola bisnis waralaba homestay. Mungkin seperti iklan di koran yang Anda baca. Yang terpenting ketahui dengan pasti peraturan, kerjasamanya dan keuntungan yang didapat.

Membuka bisnis homestay cukup menyediakan rumah yang layak huni dan berlokasi strategis.Karena Anda telah memiliki rumah tentunya akan meminimalisir modal. Anda juga tidak perlu melakukan renovasi dan rangkaian promosi. Berbagai promosi akan dibantu oleh pihak waralaba.

Biasanya rumah yang disyaratkan adalah memiliki sedikitnya tiga kamar tidur, dapur, ruang keluarga, kamar mandi dan garasi. Sejumlah uang harus Anda keluarkan guna membayar franchise fee selama lima tahun, biaya penyediaan fasilitas kamar tidur dan biaya izin usaha. Bila harus direnovasi, biaya yang dikeluarkan untuk perbaikan jika ada kerusakan, mengecat ulang, beli perlengkapan kamar tidur, lemari, pendingin udara dan lain sebagainya. Berbagai barang yang dibeli adalah hak milik sepenuhnya Anda. Pihak waralaba biasanya menawarkan dua macam kerjasama homestay. Yaitu self management dan full management. Kalau memilih full management, Anda tinggal menunggu keuntungan saja setiap bulannya. Karena segala pengelolaan akan ditangani oleh pihak waralaba.

Selain mengikuti sistem waralaba, Anda juga bisa mengelola sendiri. Justru Anda akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Karena tidak perlu membayar biaya waralaba. Anda hanya harus rajin promosi. Promosi bisa dilakukan dengan membangun website dan beriklan dengan media pariwisata, baik online maupun offline. Hal ini sangat penting, karena media pariwisata banyak dikunjungi atau dicari wisatawan. Sehingga ini menjadi pasar yang potensial.

Sumber : Property Kita

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel