162 Selasa, 15 Oktober 2013 | 05:37:08

Hidup Tanpa Kartu Kredit, Bisa Enggak?

hidup-tanpa-kartu-kredit-bisa-enggak

Coba cek dompet kebanyakan perempuan di kota besar, pasti ada kartu kredit di dalamnya. Jumlahnya satu hingga delapan kartu kredit.  Alasan kepraktisan, kemudahan, dan cicilan saat hati tergoda barang tertentu yang tak mampu dibeli secara tunai menjadi daya tarik bagi kebanyakan perempuan mengisi formulir aplikasi kartu kredit yang semakin mudah saja didapatkan.

Ironisnya, pengguna kartu kredit pun menyadari bahwa mereka tengah berutang dari sekadar menggesek kartu kredit. Jika sudah mulai kapok memanjakan diri dengan kartu kredit dan berniat berhenti dari ketergantungan, terima tantangan dan segera mulai langkahnya:

1. Atur keuangan, bayar semua utang!
Segera sisihkan uang bulanan untuk membayar utang kartu kredit, mulai dari kartu kredit dengan bunga tertinggi. Disiplinkan diri untuk mulai membayar secara bertahap semua utang dan ingatkan diri sendiri untuk tidak lagi berutang melalui kartu kredit. Begitu sudah membayar semua kewajiban keuangan, Anda sudah memulai langkah awal hidup tanpa kartu kredit.

2. Merencanakan pengeluaran bulanan sesuai pos
Rencanakan keuangan bulanan dengan menyiapkan anggaran pengeluaran, termasuk cicilan rumah, perlengkapan rutin bulanan, makan, transportasi, pakaian, dan entertainment. Aidil Akbar Madjid, perencana keuangan, menyarankan untuk menggunakan manajemen amplop dengan mengatur uang bulanan sesuai pos, termasuk untuk dana cadangan.

3. Mengubah pola hidup
Cermati kembali gaya hidup Anda dan pangkas apa yang sebenarnya tidak terlalu penting untuk dilakukan. Akbar menyebutkan, hingga 80 persen gaji perempuan digunakan untuk entertainment, belanja barang diskon, dan ini merupakan pemborosan yang seharusnya bisa dihindari. Lebih mengkhawatirkan lagi, perempuan belanja dengan berutang menggunakan kartu kredit. Artinya, perempuan menggunakan uangnya tanpa peduli sejauh mana bisa membayar utang dan bunganya. Hidup tanpa kartu kredit sebenarnya bentuk pengorbanan atas kepuasan sesaat untuk mendapatkan tujuan jangka panjang yang lebih menguntungkan.

4. Gunakan kartu debit jika dibutuhkan
Kebiasaan Anda berbelanja kebutuhan dengan kemudahan pembayarannya sebenarnya bisa diatasi dengan kartu debit. Anda tidak berutang karena uang di rekening bank Anda sendiri yang digunakan untuk membayar kebutuhan. Kartu debit juga lebih praktis karena Anda tak perlu membawa uang tunai, bukan? Hampir setiap toko sudah menyediakan layanan ini, jadi tak ada alasan Anda masih kecanduan kartu kredit.

5. Berkomitmen menyisihkan gaji untuk tabungan
Mulai membangun kebiasaan menabung dengan menyisihkan gaji bulanan sekecil apa pun nilainya karena akan menyelamatkan masa depan Anda. Jika saldo rekening bank Anda terus bertambah, sewaktu-waktu Anda membutuhkan dana darurat untuk operasi besar, misalnya, Anda tidak semakin tertekan dengan utang karena bergantung pada kartu kredit.

Sudah siapkah berperang melawan kecanduan kartu kredit?
Penulis : Wawa
Editor : Dini
Sumber : kompas

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel