87 Jum'at, 18 Oktober 2013 | 05:32:01

7 Cara Hidup Lebih Sederhana

7-cara-hidup-lebih-sederhana

Urusan uang memang membuat orang jadi sakit kepala. Namun, daripada terus-menerus memikirkan bagaimana cara mendapatkan lebih banyak uang, cobalah untuk berpikir bagaimana agar hidup lebih irit. Seperti yang selalu dikatakan pakar keuangan, gaya hidup harus mengikuti kondisi keuangan Anda, bukan sebaliknya. Banyak hal yang bisa Anda hemat, tetapi Anda tetap dapat menikmati hidup. Berikut contohnya:

1. Terapkan gaya hidup sehat. Apa hubungannya hidup sehat dengan kondisi keuangan? Jija Anda sehat, tentu Anda tidak membutuhkan biaya pengobatan atau perawatan jika sewaktu-waktu kena penyakit berat. Karena itu, sebelum kebiasaan begadang, merokok, atau pola makan yang buruk menumpuk jadi penyakit di tubuh Anda, rawat diri Anda baik-baik. Makanlah dengan gizi seimbang, konsumsi multivitamin, minum banyak air putih, latihan secara teratur, dan istirahat cukup.

2. Belajar memasak. Meskipun tidak suka memasak, setidaknya Anda perlu tahu bagaimana memasak sayuran atau daging dengan resep sederhana. Bagaimanapun, memasak makanan sendiri akan lebih sehat dan lebih murah ketimbang jajan di luar. JIka cukup mahir memasak, Anda bahkan bisa membuat sendiri jajanan favorit Anda.

3. Berolahraga sendiri di rumah. Tidak harus bergabung dengan pusat kebugaran untuk menjadi sehat. Anda bisa membuka video-video di YouTube untuk mencari program pelangsingan atau pembentukan otot. Simak juga situs-situs yang menawarkan program latihan, seperti www.prevention.com dan www.womenshealthmag.com. Atau, ikut saja aerobik dan joging di Stadion Utama Senayan. Semuanya gratis!

4. Pinjam-meminjam baju atau barang lain. Bosan dengan pakaian lama tidak lantas berarti Anda harus selalu berbelanja pakaian baru. Jika masih serumah dengan kakak atau adik, Anda bisa meminjam pakaian mereka. Bahkan, Anda bisa membongkar lemari pakaian ibu untuk mencari gaya vintage. Jika tinggal di tempat indekos, Anda juga bisa bertukar pakaian dengan teman satu tempat indekos (tentu dengan kesepakatan bersama). Hal yang sama juga berlaku untuk barang-barang lain, seperti sepatu, tas, peralatan makan, majalah, buku, DVD, dan CD. Kalau bisa dapat lungsuran, mengapa harus membeli?

5. Beli sepeda motor. Tidak semua orang butuh kendaraan roda empat, apalagi pada era Jakarta yang macet di segala waktu saat ini. Jika naik kendaraan umum sudah tidak ideal lagi, mengapa tak mencoba membeli sepeda motor? Anggap saja hal ini sebagai sebuah investasi karena selanjutnya Anda bisa mendapatkan alat transportasi yang lebih murah dan lebih cepat. Dengan naik sepeda motor pun Anda bisa tetap bergaya. Berinvestasilah dengan jaket, sepatu, tas, dan helm berkualitas.

6. Cari roommate untuk berbagi biaya. Roomate tidak harus seorang teman; saudara juga bisa, bahkan lebih menguntungkan karena sudah saling mengenal. Jika hidup sendiri, Anda bisa mengontrak rumah, apartemen, atau rumah susun, atau berbagi kamar indekos yang cukup besar bersama kakak atau teman baik Anda. Biaya listrik atau air bisa dihemat dengan berbagi bersama mereka.

7. Batasi akses hiburan. Semua orang butuh hiburan atau refreshing, tetapi Anda tidak perlu menyambangi mal setiap hari, bukan? Untuk memuaskan hobi menonton, Anda bisa menonton film melalui DVD yang dipinjam dari teman. Cara ini bisa mengurangi pengeluaran saat menonton di bioskop karena Anda pasti ingin membeli popcorn dan soft drink untuk camilan. Jika Anda hobi membaca majalah fashion, gosip, atau gaya hidup, puas-puaskan saja membaca versi online-nya di kantor.


Penulis : Felicitas Harmandini
Editor : Dini
Sumber : kompas

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel