123 Selasa, 22 Oktober 2013 | 02:36:23

Tips Berani Hadapi Krisis Keuangan Pribadi

tips-berani-hadapi-krisis-keuangan-pribadi

Sepanjang hidup Anda, pasti ada banyak hal yang menimbulkan kekhawatiran pada diri Anda. Hal-hal tersebut bisa berhubungan dengan masalah personal, keluarga, atau pekerjaan. Ada juga sebagian masalah yang seringkali berkaitan dengan masalah finansial. Yes, people have financial fears. Di artikel kali ini, yuk, kita lihat apa saja kekhawatiran finansial kita, dan bagaimana cara mengatasinya seperti dikutip dari situs MyWealth milik Citigroup.

Tidak ada seorang pun yang mengharapkan adanya musibah. Tetapi terkadang musibah datang secara tiba-tiba. Anggota keluarga yang mendadak sakit keras atau kecelakaan. Musibah seperti ini tidak hanya menyita waktu dan pikiran, tetapi juga keuangan kita.

Tips mengatasinya: sebaiknya selalu persiapkan dana darurat dan asuransi. Walaupun terkadang asuransi hanya menutup sebagian dari pengeluaran, tetapi hal tersebut cukup meringankan beban kita. Selisih yang ada pun dapat dibantu dengan menggunakan dana darurat.Musibah Mendadak
Tidak ada seorang pun yang mengharapkan adanya musibah. Tetapi terkadang musibah datang secara tiba-tiba. Anggota keluarga yang mendadak sakit keras atau kecelakaan. Musibah seperti ini tidak hanya menyita waktu dan pikiran, tetapi juga keuangan kita.

Sometimes you just never know. Perusahaan tempat Anda bekerja mendadak harus mengurangi jumlah karyawannya, atau mendadak bangkrut. Kehilangan pemasukan rutin tentu membuat kondisi finansial Anda menjadi tidak stabil.

Tips mengatasinya: Lagi-lagi, di sinilah peran penting dana darurat. Dengan adanya dana darurat, Anda masih bisa memenuhi kebutuhan rutin Anda paling tidak sebelum Anda mendapatkan pekerjaan baru. Selain dana darurat, memiliki investasi atau usaha sampingan juga dapat membantu mengurangi beban finansial. Misalnya, berjualan makanan ringan atau mempunyai unit kos-kosan yang dapat disewakan.

Ketika orang tua sudah pensiun dan tidak lagi produktif, maka beban finansial sedikit-banyak beralih kepada Anda. Bagaimana cara membagi penghasilan Anda agar bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarga dan orang tua Anda?

Tips mengatasinya: Sebelum orang tua Anda memasuki masa pensiun, pertimbangkan untuk mengikuti program dana pensiun, atau sisihkan sebagian penghasilan mereka ketika masih dalam masa produktif ke dalam sebuah program asuransi atau reksa dana. Walaupun jumlahnya mungkin tidak terlalu signifikan, tapi hal tersebut dapat membantu mengurangi beban Anda. Anda juga bisa mempertimbangkan membantu orang tua Anda memulai bisnis kecil-kecilan – misalnya membuka toko kelontong atau berjualan makanan kecil. Jika hal tersebut tidak memungkinkan, berikan keterangan pada keluarga dan orang tua Anda bahwa dengan adanya kebutuhan tambahan (untuk orang tua dan keluarga), maka akan ada penyesuaian dalam gaya hidup dan liburan. Dengan memberitahukan hal ini kepada kedua pihak, Anda sudah menetapkan ekspektasi pada keduanya.

Sumber : Detik

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel