92 Senin, 23 September 2013 | 04:56:28

Ingin Mengajukan KPA, Pertimbangkan 11 Hal Ini

ingin-mengajukan-kpa-pertimbangkan-11-hal-ini

Jangan anggap remeh memilih produk KPA (kredit pemilikan apartemen), terutama jika apartemen tersebut digunakan sebagai investasi—bukan tempat tinggal. Pasalnya, kesalahan menghitung selisih bunga 0,1% saja bisa memunculkan angka puluhan juta rupiah secara kumulatif. Hal ini tentu akan menggerogoti keuangan Anda di kemudian hari.

Agar investasi apartemen Anda berjalan mulus, ada beberapa tips yang dapat diterapkan, yang dikutip dari buku ‘Menjadi Kaya Melalui Properti’ tulisan Panangian Simanungkalit:

  • Kalkulasi besarnya dana yang dibutuhkan. Caranya dengan menghitung harga apartemen yang dipilih, dikurangi uang muka. Itulah pokok pinjaman yang diperlukan. Misalnya harga apartemen Rp300 juta dengan uang muka Rp100 juta, maka pokok pinjaman adalah Rp200 juta.
  • Hitung besarnya tabungan dan harta lain yang Anda miliki. Kategorikan menurut likuiditasnya (gampang atau sulitnya dicairkan menjadi uang). Selain tabungan dan deposito, harta lain yang bersifat likuid adalah perhiasan emas, berlian, dan kendaraan. Sedangkan harta berupa tanah dan rumah, memerlukan waktu relatif lama untuk diuangkan.
  • Bandingkan antara aset yang telah dimiliki dengan harga apartemen yang hendak dibeli. Tujuannya hanya untuk melihat besarnya kolom aset Anda saat ini dan setelah apartemen dibeli.
  • Kumpulkan data riil tentang pendapatan Anda dan pasangan, mulai dari pendapatan utama dari pekerjaan utama (gaji), sampai pendapatan sampingan dari bisnis sampingan (misalnya penerimaan dari menyewakan aset). Juga hitung pendapatan lain, dari pendapatan tetap yang bersifat rutin, sampai pendapatan insidental. Tentukan jumlah pendapatan gabungan (joint income) suami-isteri secara realistis. Jangan di mark-up terlalu banyak, tetapi jangan pula di markdown terlalu besar.
  • Kumpulkan data riil mengenai pengeluaran Anda, baik pengeluaran yang bersifat rutin bulanan, sampai pengeluaran insidental dan yang bersifat tahunan. Perkirakan pula biaya tak terduga. Masukkan rencana-rencana besar Anda dalam 10 atau 15 tahun ke depan (sesuai masa angsuran KPA). Misalnya rencana berlibur ke Bali 2013, renovasi rumah pada tahun 2014, atau anak pertama akan masuk sekolah pada tahun 2015. perkirakan biaya yang diperlukan.
  • Cari informasi bank-bank yang menyalurkan KPA.
  • Buatlah perbandingan di antara bank-bank tersebut. Hal-hal yang dibandingkan antara lain: persyaratan, suku bunga, penalti, biaya-biaya lain (provisi, asuransi, notaris, dan lain-lain), kedekatan Anda dengan bank-bank tersebut, serta fasilitas-fasilitas yang diberikan oleh bank. Kedekatan dengan bank akan sangat memudahkan. Jika Anda pernah mengambil pinjaman di sebuah bank, dan kredit Anda tidak bermasalah, maka bank tersebut kemungkinan besar bersedia mendanai apartemen Anda. Mereka tak perlu melakukan survei mendalam lagi, cukup hanya meng-update data-data Anda. Dalam kondisi seperti ini, suku bunga pun bisa dinegosiasikan.
  • Pilihlah notaris yang memiliki reputasi baik. Bank memang menyediakan notaris sendiri. Tanyakan kemungkinan menggunakan jasa notaris langganan Anda (jika ada).
  • Persiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk mengajukan KPA.
  • Persiapkan langkah antisipasi bila terjadi sesuatu yang tidak diharapkan, misalnya ketidakmampuan membayar angsuran di kemudian hari. Pilihannya: unit apartemen dijual secara lelang, ada pihak lain (pasangan, teman, keluarga, atau kerabat) yang meneruskan secara over credit.
  • Jangan hanya terpaku pada suku bunga. Perhitungkan pula biaya-biaya, serta metode menghitung suku bunga. Yang paling mahal adalah yang bersifat fixed, karena bunga dihitung terhadap pokok utang pada saat akad kredit. Padahal, pokok utang itu setiap bulannya berkurang.



Sumber : Rumah

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel