184 Kamis, 22 Agustus 2013 | 04:24:01

Hal Utama Yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Asuransi Jiwa Terbaik

hal-utama-yang-harus-diperhatikan-sebelum-membeli-asuransi-jiwa-terbaik

Dalam memilih asuransi jiwa terbaik, pertanyaan yang sering muncul adalah jenis produk asuransi jiwa apa dan berapa besar jumlah perlindungan yang harus dipilih. Anda telah mengenal jenis produk asuransi jiwa murni yang tersedia. Menyesuaikan kebutuhan anda dengan produk yang tersedia merupakan cara terbaik dalam menentukan produk yang akan dibeli. Oleh karenanya, penting untuk mengetahui apa kebutuhan anda dan orang yang bergantung secara finansial kepada anda.
Memilih Term Life Atau Whole Life

Selisih nilai premi dan hangus tidaknya premi masih menjadi topik hangat dalam memilih kedua jenis asuransi ini.  Apa benar selisih premi keduanya sangat signifikan? Setelah saya bandingkan ternyata tidak.

Di beberapa negara memang selisih premi whole life dan term life sangatlah besar (term life jauh lebih murah). Tetapi tidak di Indonesia, term life terlihat murah di awal.

Bagi yang masih berumur cukup muda, misalkan 30 thn dan belum mempunyai asuransi jiwa, memilih term life sangat merugikan. Hal ini karena anda hanya bisa diproteksi maksimum selama 20 tahun dan harus membayar selama masa proteksi.Meskipun dapat diperpanjang setelah 20 tahun, premi yang harus dibayar sudah sangat mahal karena telah berumur 50 tahun, dan proteksi pun tidak lagi bisa selama 20 tahun.

Belum lagi, ketika terserang penyakit yang cukup menguras biaya untuk berobat sehingga anda terpaksa berhenti membayar premi asuransi term life yang dipilih. Maka hilanglah perlindungan asuransi jiwa berikut premi yang telah dibayarkan.

Namun term life sangat menguntungkan untuk melindungi resiko lain yang lebih spesifik, seperti :

1. Melindungi hutang

Mungkin anda memiliki cicilan mobil, rumah, atau hutang bisnis. Apabila lebih dulu meninggal sebelum hutang hutang tersebut lunas, tentu kita ingin keluarga tetap memiliki aset aset tersebut tanpa harus menjadi beban bagi mereka untuk mendapatkannya dengan cara melunasi hutang dengan uang pertanggungan yang mereka terima sebagai ahli waris. Begitupun jika kita dapat melunasi hutang lebih awal, maka kita tidak perlu lagi meneruskan membayar perlindungan asuransi jiwa term life.

2. Memiliki putra / putri yang sedang di bangku kuliah

Diperlukan waktu 4-7 tahun untuk menyelesaikan studi di bangku universitas. Dalam jangka waktu tersebut kita harus memastikan biaya tetap ada. Karena waktu yang relatif singkat, maka memilih jenis whole life sangatlah merugikan karena anda hanya perlu dilindungi selama 4 – 7 tahun.

3. Melindungi tujuan investasi atau bisnis

Ketika memulai sebuah bisnis atau investasi, menjual harta benda untuk dijadikan modal adalah satu langkah bijak daripada harus berhutang.  Kita harus terus belajar dan mengelola sebelum memperoleh keuntungan dari bisnis atau investasi tersebut. Tentunya waktu yang diperlukan untuk balik modal pun sudah dihitung dengan jelas, mungkin 3 atau 5 tahun agar seluruh harta yang telah anda jual dapat diperoleh kembali dan dinikmati oleh keluarga. Modal tersebut dapat kembali karena anda yang menjalankannya. Memilih jenis asuransi term life sangat cocok dan murah untuk melindungi resiko singkat ini.
Memilih Besar Perlindungan Asuransi Jiwa

Besar perlindungan adalah nilai uang pertanggungan yang ditentukan. Untuk menentukan besar kecilnya kita harus dapat mengestimasi berapa lama kita mampu untuk produktif, atau hidup.
Ekspektasi hidup.

Kita bukan Tuhan, tidak ada yang dapat menghitung dengan pasti berapa lama kita dapat hidup. Namun, variabel tersebut jelas dibutuhkan untuk menghitung kebutuhan asuransi jiwa. Karena ketidakpastian tersebut, menentukan ekspektasi hidup bisa dilakukan dengan beberapa cara :

- Berdasarkan umur pensiun.

Karena pada dasarnya, waktu hidup yang lama sudah jelas tidak menjamin apakah anda masih produktif atau tidak. Untuk itu umur pensiun dapat dijadikan acuan ekpektasi hidup kita. Jika meninggal dunia sebelum masa pensiun, itu berarti keluarga kehilangan income yang selama ini mereka terima dari anda.

- Waktu ketergantungan finansial keluarga.

Untuk menghitungnya, kita dapat menentukan, misalnya pada umur berapa si anak akan mapan. Karena ketika mereka telah mapan, maka jumlah tanggungan finansial anda akan menurun.

Contoh :

Jika saat ini anda berusia 35 tahun dan anak yang paling kecil berumur 5 tahun, anda mungkin dapat memperhitungkan kapan kiranya si anak tidak lagi bergantung secara finansial kepada anda, katakanlah ketika ia berumur 30 tahun, maka anda harus memastikan dalam jangka waktu 25 lima tahun tersebut income anda harus tetap ada.

Besar Income Saat Ini.

Banyak yang terjebak dalam memberi asuransi jiwa dengan mengambil uang pertanggungan yang berlebihan karena merasa saat ini masih mampu membayar premi nya yang memang cukup murah, atau malah mengambil uang pertanggungan minimum kemudian tidak lagi mereview nilai perlindungannya sehingga apa yang dilakukan tidak memberi manfaat optimal.

Seperti yang sudah pernah dibahas sebelumnya, asuransi jiwa merupakan alat untuk melindungi income anda saat ini. Jika income yang diberikan kepada keluarga 5 jt/bln, maka lindungilah nilai tersebut. Tidak perlu memaksakan jumlah perlindungan yang lebih besar yang akan diberikan ketika pencari nafkah meninggal dunia. Bila suatu saat nanti income anda bertambah, barulah mempertimbangkan untuk menyesuaikan nilai pertanggungan asuransi jiwa.

Jika asuransi jiwa digunakan sebagai cara untuk mengambil keuntungan lebih dari kematian anda, maka anda menciptakan resiko baru terutama untuk kehidupan hari ini, dan cara inilah yang membuat membeli asuransi jiwa terlihat seperti membeli lotere.

Sumber : Asuransi Jiwa Update

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel