108 Rabu, 24 Juli 2013 | 12:41:30

Rusunami Bisa Bebas Pajak

rusunami-bisa-bebas-pajak

Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak sedang mengkaji pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) rumah susun sewa (rusunami). kajian tersebut berdasarkan peraturan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 31/PMK.03/2008.

Seperti dikutip dari keterangan tertulis Ditjen Pajak di Jakarta, Senin (22/7/2013) disebutkan bahwa atas penyerahan Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) oleh pengembang atau yang dilakukan oleh bank dalam rangka pembayaran berdasarkan prinsip syariah dibebaskan dari Pengenaan PNN.

Kriteria pembebasan tersebut antara lain harga jual untuk setiap hunian tidak melebihi Rp144 juta, luas setiap hunian lebih dari Rp21 per meter persegi dan tidak melebihi Rp36 meter persegi, terakhir diperuntukan bagi orang pribadi yang mempunyai penghasilan tidak melebihi Rp4,5 juta per bulan dan telah memiliki NPWP.

Selanjutnya, dijelaskan pula jika maksud pembebasan PPN rusunami tersebut adalah memberikan kesempatan kepada masyarakat ekonomi menengah ke bawah untuk memiliki rumah.

Sehingga, kemampuan ekonomis mereka sebagai pembeli rusunami turut menjadi acuan dalam penentuan batas besarnya nilai jual rusunami yang dapat dibebaskan PPN-nya. Jangan sampai, justru sasaran masyarakat yang diaharapkan mampu membeli rusunami ini, malah tidak memliki kemampuan menhjangkau harga rusunami yang ditetapkan.

Dikuatirkan juga, dengan meningkatnya harga jual rusunami, malah golongan menengah keatas yang akan menikmati "insentif" ini yang justru bukan sasaran yang dimaksud.

Tetapi, Ditjen pajak tetap membuka setiap masukan atas nilai jual rusunami yang dibebaskan ini. Masukan yang diterima Ditjen Pajak diantarnya berasal dari Kemenpera pada Tahun 2012 berupa usulan kenaikan nilai jual rusunami yang cukup signifikan. Atas semua usulan ini, saat ini Ditjen Pajak sedang melakukan kajian mendalam.

Terakhir, pada prinsipnya, kebijakan perpajakan ini bermaksud mendukung program pemerintah untuk meningkatkan jumlah kepemilikan rumah bagi masyarakat yang memiliki ekonomi menengah kebawah.

Untuk itu, kajian kemampuan ekonomis dan daya beli masyarakat golongan ini tetap akan dipertimbangkan. Namun, pengaruh peningkatan biaya-biaya (struktur biaya dan besarnya) yang digunakan oleh pengembang dalam membangun rusunami akan juga dipertimbangkan. Sehingga, harga jual rusunami akan merupakan win-win solution bagi pihak yang berkepentingan.

 


Sumber: Okezone Property

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel