114 Rabu, 24 Juli 2013 | 10:22:35

Beli Properti, Orang Kaya Lihat Lokasi

beli-properti-orang-kaya-lihat-lokasi

Bisnis properti di Indonesia dinilai masih jauh dari kata bubble. Hal tersebut lantaran kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal masih tinggi.

Direktur PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Gatot Suwondo menyebut, jika bisnis properti di Indonesia aman dan jauh dari bubble. Hal tersebut dikarenakan masih banyak masyarakat Indonesia yang butuh tempat tinggal atau rumah.

"Menurut saya engga, ada berapa banyak rakyat indonesia yang butuh rumah. Sedangkan Orang kaya kan lihat tempat terlebih dahulu," katanya di Jakarta, semalam.

konsultan properti Jones Lang LaSalle Indonesia juga menilai, harga properti dalam negeri yang terus meningkat dan tingginya nilai kredit memicu kekhawatiran akan terjadinya penggelembungan (bubble) di sektor ini. Namun, menurutnya pasar properti Indonesia masih relatif aman.

Pimpinan Jones Lang LaSalle Indonesia Todd Lauchlan mengatakan, situasi saat ini berbeda jauh dibanding 1997-1998 saat gejolak pasar keuangan memicu terjadinya krisis ekonomi.

"Akan tetapi saat ini, kemungkinan terjadinya krisis masih sangat kecil. Di sisi lain pertumbuhan ekonomi akan mendorong pertumbuhan pendapatan dan daya beli masyarakat akan menjadi modal pertumbuhan pasar di masa depan," ujar Todd.

Pernyataan ini juga didasari dengan melihat faktor lain, seperti rasio kredit properti terhadap kredit perbankan dan rasio kredit properti terhadap produk domestik bruto (PDB).


Sumber: Okezone Property

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel