204 Kamis, 04 Juli 2013 | 12:57:50

Ambil KPR, Biaya Berikut Harus Anda Bayar

ambil-kpr-biaya-berikut-harus-anda-bayar

Mengambil KPR di bank juga membutuhkan biaya yang lumayan. Pasalnya, di sana ada sejumlah komponen yang harus dibayarkan. Mengutip buku "Sukses Beli Rumah tanpa Modal Cicilan" oleh Bob Sudiono, biaya yang mesti dibayarkan oleh pembeli adalah:

1. Biaya pajak pembeli (pajak BPHTB) sebesar 5 persen dari nilai NJOP. Dikurangi oleh faktor subsidi dari pemerintah. Nah, biaya ini sepenuhnya akan masuk ke kas Negara.
2. Biaya notaris yang ditunjuk oleh pihak bank. Bank biasanya menunjuk sendiri notaries rekanannya untuk proses akad kredit KPR. Karena bank tidak ingin dikibuli lagi oleh pembeli yang hobi me-mark-up harga rumah. Besarnya kira-kira 1 persen.
3. Biaya asuransi jiwa dan asuransi kebakaran. Asuransi ini akan memberikan kenyamanan lagi semua pihak termasuk pihak bank, dan pihak pembeli, kalau kalau sesuatu hal yang tidak diinginkan terjadi. Dan semuanya akan ditanggung oleh pihak asuransi. Total besarnya kurang lebih 1 persen dari nilai rumah.
4. Pajak-pajak tambahan rumah lainnya. Biaya ini tidak terlalu besar.
5. Biaya provisi bank. Biasanya pihak bank meminta 1 persen untuk biaya provisi. Anda bisa meminta diskon hingga 0,5 persen. dan pihak bank biasanya setuju, bahkan beberapa bank sudah berani membebaskan biaya provisi untuk mengejar target market mereka. Disini Anda harus berani nego dengan pihak bank, ya!

 

Sumber: Okezone.

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel