155 Selasa, 16 Juli 2013 | 01:01:29

Hidup Hemat untuk Para Jomblo

hidup-hemat-untuk-para-jomblo

Banyak sekali orang jomblo yang sebelon bulan berakhir sudah mulai kelabakan tidak mempunyai dana yang cukup. Karena itu, sangatlah penting untuk mengerti dan menerapkan hidup dengan anggaran keuangan. Membuat anggaran bukanlah hal yang negatif yang kebanyakan orang akan merasa gugup ketika memikirkan anggaran karena anggapan yang salah, dimana membuat anggaran berarti hidup akan menjadi sengsara. Konotasi masyarakat disini adalah anggaran tidak akan membuat anda dapat menikmati hidup seperti apa yang Anda pernah lakukan.

Hal itu mungkin ada benarnya, tapi sesungguhnya mempunyai anggaran akan memaksa Anda untuk menunda memuaskan diri untuk hal yang tidak perlu. Apa yang orang gagal untuk mengerti adalah membuat anggaran akan membantu Anda menuju ke kebebasan finansial dan berfoya foya adalah jalan menjadi miskin

Bagaimana caranya hidup berdasarkan anggaran? Sindrom kelas menengah dewasa ini adalah menghabiskan semua atau hampir semua apa yang mereka hasilkan setiap bulan. Masalah dengan menabung atau tidak menabung biasanya akan mencuat ketika Anda membenarkan keinginan Anda untuk menghabiskan jumlah tertentu setiap bulan sehingga membuat kita tidak lagi bisa menghemat dan menabung.

Langkah yang pertama adalah membuat perencanaan pengeluaran dengan label: Wajib, Hiburan dan Lain-lain:

1. Wajib: biaya air, listrik, makanan, transportasi dan uang sewa (jika ada)

2. Hiburan: biaya TV kabel, langganan (majalah, video game, koran, membership organisasi), internet dan pergi ke club

3. Lain-lain: bahan makanan, kopi, film, rokok, handphone bills

Dalam beberapa kasus, satu hal akan ada di dua label, ini adalah bagus asal Anda tidak menipu diri sendiri. Misalnya clubbing bisa ada di bawah Hiburan atau Lain-lain tapi tidak bisa dianggap Wajib. Bahkan jika Anda berkerja di sebuah club, karena bekerja berbeda dengan berpesta.

Setelah Anda memiliki pemetaan pengeluaran, Anda bisa mulai menentukan berapa banya uang cash yang anda akan gunakan di setiap daftar dan faktor apa saja yang menyebabkan Anda melakukannya. Jika Anda menghabiskan banyak uang pada makanan, cari tahulah apa yang Anda makan dan cari alternatif yang lebih murah.

Sesudah Anda membuat pola pengeluaran, ambilah kartu kredit Anda dan simpan dirumah, karena kartu kredit akan membuat anda mengeluarkan uang yang lebih banyak karena dengan kartu kredit pengeluaran uang akan lebih tidak terkendali dibanding menggunakan cash

Pada saat ini, hapuslah kartu kredit Anda dari setiap situs belanja yang Anda biasa kunjungi, karena ini akan membantu anda untuk mengontrol kebiasaan belanja online dengan beberapa klik . Bantulah diri Anda untuk mengalokasikan jumlah tetap uang tunai untuk biaya sehari hari. Bila Anda menghabiskan Rp 1 juta per minggu, maka anda akan mengontrol keinginan Anda untuk tidak melebihi jumlah 1 juta per minggu.

Bila Anda terbiasa untuk mengkonsumsi kopi di outlet terkenal seperti Starbucks dan sering berpesta setiap minggu, maka Anda harus mengurangi kebiasaan yang dapat menguras keuangan Anda. Mari kita berhitung, contohnya segelas kopi mocha sekitar Rp 40.000 bila Anda mengkonsumsi setiap hari, makan Anda akan mengeluarkan Rp 14.600.00 per tahun. Bila Anda beralih ke kopi di pusat jajanan, yang hanya Rp 10.000 per gelas, Anda bisa menghemat lebih dari Rp 10.000.000 per tahun! Anda bisa lebih menghemat lagi bila membuat kopi sendiri

Adalah jauh lebih baik mempunyai dana tunai yang lebih banyak dengan mengurangi dana pengeluaran yang tidak perlu dan berusaha menghemat 60% dari apa yang Anda gunakan setiap bulan. Ini hanya dapat terjadi, bila
Anda bersedia untuk berhemat dalam hal-hal kecil, seperti mematikan AC, lampu, TV, komputer bila tidak diperlukan dan mengurangi budget ke salon atau biaya menggunakan telepon serta internet di telepon.

Pada akhirnya, seberapa banyak yang ingin Anda dapatkan pada saat masa pensiun datang dari seberapa banyak Anda hasilkan dan kebijaksanaan dari membuat anggaran serta menginvestasikan keuangan Anda.

 

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel