403 Selasa, 01 Maret 2016 | 12:09:58

Batik Akan Menjadi Ikon Apartemen

Batik Akan Menjadi Ikon Apartemensynthesis-development.id

Batik merupakan salah satu ciri khas Indonesia. Batik juga merupakan kekayaan adiluhung budaya kita yang telah menceritakan banyak filosofi ataupun kebijaksanaan di setiap coraknya. Ternyata lebih dari itu baik juga dibuat menggunakan pewarna dari tanaman herbal yang pada sejarahnya dulu kala bisa menjadi obat untuk menyembuhkan macam - macam penyakit.


“Pada zaman dahulu sudah lazim jika anak – anak di selimuti dengan kain batik agar sembuh dari demam. Dan juga untuk para wanita menggunakan kain batik tertentu agar tidak keputihan lagi. Ini tidak hanya sekedar mitos tetapi bisa benar terjadi dikarenakan kasiat dari pewarnaan herbal untuk batik yang di gunakan,” kata saroso yang merupakan seorang penggiat dan pengrajin batik warna alam, pemilik Galeri batik Pohon pada acara Workshop Batik Bicara yang diselenggarakan oleh pengembang Synthesis Development di Jakarta, pada akhir pekan lalu.


Suroso juga menjelaskan batik tidak hanya sekedar produk kerajinan tangan tetapi juga memiliki berbagai macam nilai yang memperkaya budaya bangsa. Penggunaan pewarna alam pada batik juga merupakan salah satu kehebatan batik sehingga batik bisa menjadi penyembuh untuk berbagai penyakit. Bahkan Irianti Erningpraja seorang penyanyi populer era 1990-an menyebut motif batik sebagai suatu sinkronisasi hati dan pikiran yang selaras dengan keserasian alam.


Peneliti dari Bandung FE Institute menyebutkan bahwa motif batik bukan cuma sekedar desain gambar yang tidak ada maknanya tetapi ternyata memiliki makna maupun pesan – pesan tersendiri. “Ini sebenarnya merupakan pesan dari para leluhur kita agar kita saling menjaga kelestarian alam. Ada pesan lainnya juga yaitu untuk menyelaraskan pikiran dengan perasaan jika kita akan melakukan sesuatu sehingga hasilnya akan lebih bermakna,” tuturnya


Berdasarkan dengan hal ini menurut Teresia Prahesti selaku Head Of Public Relation Synthesis Development, batik akan di masukkan ke dalam desain interior maupun lansekap pada proyek Synthesis Residence Kemang, yang berada di Jalan Ampera Raya, Kemang, Jakarta Selatan. Proyek apartemen itu mempunyai konsep etnik modern dengan cara memasukkan bangunan rumah joglo yang juga mempunyai pesan penerapan bangunan hijau dan filosofi batik kawung.


“ini adalah salah satu dari upaya kami agar masyarakat terdorong untuk menghargai dan bangga dengan batik yang merupakan budaya bangsa kita.  Selain mengaplikasikan batik disalah satu proyek kami ini juga merupakan bentuk dukungan untuk melestarikan batik dan percaya akan kearifan budaya lokal kita,” tutur Teresia


Synthesis Residence Kemang adalah sebuah apartemen yang didirikan di atas lahan yang mempunyai luas 2 ha yang nantinya akan dibangun 3 tower. Tower – tower tersebut bernama Nakula, Sadewa dan Arjuna yang memiliki 1.188 unit dan menawarkan 3 tipe yaitu 1-3 kamar dengan luas 28-91 m2 dan harganya sekitar Rp 1 Miliaran. Sekarang Tower Nakula dan Sadewa sudah terjual sekitar 90 dan 40 persen.

Sumber: Housingestate

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita