87 Selasa, 10 November 2015 | 12:22:36

gmtproperti

Djarot Saiful Hidayat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta kembali mengingatkan bahwa betapa pentingnya dalam  menata kota dengan memperhatikan daya dukung dan patuh terhadap peruntukan tata ruang suatu wilayah.  

Disamping  itu para pengembang juga harus bisa memperhatikan berbagai aspek sosial sebab  wilayah Ibukota kian tahun semakin padat serta  daya dukung lingkungannya juga semakin berkurang.

Jakarta sebagai ibu kota selalu menjadi sorotan dunia dan  kota  Jakarta masuk kedalam kategori yang memiliki mal paling banyak sedunia. Dalam hal ini Djarot mengutarakan kita tidak boleh lagi melakukan kesalahan oleh karena itu apabila hendak membangun harus dipikirkan terlebih dahulu mengenai daya dukung sosial dan daya dukung lingkungannya.                                                                                                                                                                                                    
Jika  lokasinya adalah merupakan lahan hijau maka jangan diubah menjadi hunian, peruntukan untuk perdagangan jangan berubah jadi yang lain, demikianlah yang disampaikan oleh Djarot pada saat selesai membuka acara Bulan Mutu Nasional Indonesia Quality Expo 2015 di Jakarta.

Begitu  banyaknya mal dan gedung tinggi yang berdiri di kota Jakarta yang kurang memperhatikan dampak lingkungan penurunan tanah di kota Jakarta setiap tahunnya akan mencapai 10 sampai 20 cm.
Menurut Djarot, harus ada kebijakan yang terkait dengan keamanan konstruksi bangunan sebab  areanya yang cukup rawan gempa ataupun seringnya terjadi musibah kebakaran.

Ibu Kota Jakarta sekarang ini didapati sekitar 800 gedung tinggi dan belum semuanya tersertifikasi. Harus ada standar konstruksi bangunan dengan tolok ukur yang jelas dan terukur. Oleh sebab itu Djarot akan melakukan audit sehingga jika didapati gedung yang tidak layak dapat diketahui secara dini sebelum terjadi bencana.

Dalam hal ini paling tidak untuk gedung tinggi di Jakarta dapat menahan gempa sampai 6,5 skala richter, dan setelah itu barulah kemudian ada standar apabila terjadi bencana.

Djarot menegaskan bahwa pihaknya  akan bekerja sama dengan badan sertifikasi nasional untuk melakukan pengecekan ke gedung-gedung dan bukan hanya pada  gedung swasta melainkan ke gedung pemerintahan  juga akan dilakukan audit.

Sumber: housingestate

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita