351 Jum'at, 07 Agustus 2015 | 10:01:30

Pemasangan Internet DI Rusun Tidak Gratis

Pemasangan Internet DI Rusun Tidak Gratisjktproperti

Direktur Utama Perumnas Himawan Arief Sugoto, menjelaskan berdasarkan arahan dari menteri maka sesama BUMN wajib mengadakan sinergi. Oleh karena itu, Perumnas menandatangani kesepakatan dalam hal memberikan layanan atau nilai lebih bagi konsumen Perumnas yaitu dengan memanfaatkan teknologi broadband.

Namun didalam peningkatan pelayanan di rumah susun dan apartemen yang saat ini dikembangkan oleh  Perum Perumnas ternyata tidak gratis,  setiap penghuni dibebankan atas pemasangan internet tersebut.

Muhammad Nawir, Direktur Pemasaran Perumnas mengatakan bahwa fasilitas sambungan internet yang diberikan oleh  PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom) adalah merupakan fasilitas opsional. Dalam artian, hanya boleh dipergunakan oleh para pelanggan yang memang membutuhkannya. Sedangkan untuk biayanya tidak terdampak langsung pada harga unit itu sendiri.

Rusunami harganya ditentukan, dan yang diberikan adalah fasilitas dasar.  Kebutuhan penghuni mengenai lifestyle atau gaya hidup, lalu lahan parkir yang memadai sehingga membutuhkan investasi tambahan, dan semua itu tidak mungkin masuk ke dalam harga.  Oleh karena itu biaya-biaya tambahan tersebut akan dikenakan biaya tambahan kepada penghuni.

Namun menurut Nawir, pada dasarnya Perumnas tidak  memaksakan kepada  penghuni untuk menggunakan fasilitas internet  ini. Sama halnya  dengan PT. Telkom yang menawarkan pilihan paket-paket yang telah disesuaikan oleh kebutuhan penghuni. Misalnya, ada paket hemat yang harganya murah akan tetapi pelayanannya cukup terbatas dan ada juga  paket lengkap yang memberikan pelayannya maksimal tentunya layanan ini menawarkan harga yang lebih mahal.

Menurut Nawir, Untuk paket internet,  ada pilihan harganya tersendiri jadi penghuni dapat memilih harga mana yang  terjangkau untuk mereka.

Meskipun begitu, Nawir yakin para penghuni tetap akan menggunakan fasilitas tersebut, sebab seperti yang diketahui bahwa saat ini  internet telah menjadi kebutuhan utama bagi semua orang. Harga yang ditawarkan juga sangat relatif karena  sangat tergantung dari paket yang dipilih dan akan digunakan oleh pelanggan. Untuk lebih detailnya mengenai paket dan harga maka pihak  Perumnas dan Telkom akan membahas model bisnisnya lebih lanjut.

Sedangkan, Muhammad Awaluddin, Direktur Enterprise and Business Service Telkom, menerangkan, ada dua macam pelayanan didalam pemasangan fasilitas teknologi, informasi, dan komunikasi atau Information, Communication, and Technology (ICT),yaitu  pelayanan pribadi dan umum.
Pelayanan yang pertama lebih ke personal yaitu pemilik rusun, rumah, dan apartemen. Dan pelayanan kedua adalah pelayan umum yaitu Telkom memasang fasilitas internet nirkabel di beberapa rusun dan kawasan hunian, seperti dikota  Surabaya.

Dalam pemasangan internet nirkabel di kota Surabaya, PT. Telkom bekerja sama dengan pemerintah kota setempat bertujuan sebagai memberdayakan masyarakat. Untuk layanan internet nirkabel dan broadband learning center yang difasilitasi ini gratis bagi masyarakat.

Kerja sama yang terjalin ini adalah merupakan permintaan dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Pada dasarnya, beliau menginginkan pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dapat terlebih dahulu mempelajari perdagangan maya (e-commerce) yang berguna bagi usahanya.

Perumnas sendiri fasilitas yang akan digunakan adalah fasilitas personal dimana dapat berhubungan langsung ke tiap unit apartemen, rusun ataupun rumah. Sebab itulah, pelanggan dikenakan biaya tambahan akan tetapi tidak menutup kemungkinan PT. Telkom akan menambah fasilitas internet nirkabel apabila Perumnas menginginkan hal demikian.

Sumber: kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita