373 Senin, 06 Juli 2015 | 11:40:27

Sinarmas Land Berani Luncurkan Properti Saat Ekonomi Lesu

Sinarmas Land Berani Luncurkan Properti Saat Ekonomi LesuSinarmas

Dalam enam bulan pertama di tahun 2015, penjualan properti di Indonesia sedang mengalami situasi yang tak menentu, namun ditengah situasi tersebut beberapa perusahaan besar pengembang properti memiliki keberanian untuk meluncurkan produk-produk baru.

Banyak pertanyaan yang timbul atas keberanian para pengembang, karna ditengah situasi yang penjualan properti yang sedang menurun. Menurut Hendra Hartono, selaku CEO Leads Property Indonesia, akan membuat produk baru yang dipasarkan saat ekonomi sedang lesu tidak akan terjual maksimal.

Pembeli pun hanya investor dan konsumen loyal, namun tetap saja para konsumen loyal ataupun investor tak banyak. Contoh pengembang yang berani meluncurkan produk baru, Sinarmas Land Group dengan memasarkan The Elements di kawasan Rusuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan. Pasti akan mendapatkan persaingan sengit dari beberapa pengembang lain.

Penewaran yang diberikan Sinarmas Land juga banyak yang disuguhkan oleh pengembang lain. Terkecuali jika properti baru yang dipasarkan memiliki kelebihan tersendiri dibanding dengan properti lain. Hal tersebut pun belum menjamin penjualan properti akan maksimal.

"Dengan kondisi saat ini, Sinarmas Land tidak bisa berharap terlalu banyak. Namun, dengan harga yang dipatok sekitar Rp 36 juta per meter persegi di luar PPN (pra-penjualan), masih harga normal pasar yang paling dibidik investor," tandas Hendra.

Dia menambahkan, Sinarmas Land mungkin paling berani. Di saat pengembang lain hanya fokus menyelesaikan pembangunan proyek yang sudah berjalan dan stop merilis proyek baru, Sinarmas Land justru memanfaatkan situasi ini.

"Pada prinsipnya, yang berani bangun sekarang akan meraup keuntungan di masa mendatang. Saat ini mungkin yang beli tidak banyak. Tetapi, tahun depan, saat harga aktual lebih tinggi ketimbang pra-penjualan, akan banyak investor yang tertarik membeli," papar Hendra.

Kalau sudah demikian, lanjut Hendra, pengembang tersebut punya kepercayaan diri kuat untuk menyeleksi pembeli, dan juga mulai secara bertahap melepaskan produk sisa yang biasanya paling premium dengan harga tinggi.

 

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita