277 Kamis, 02 Juli 2015 | 09:14:54

Pembangunan Sejuta Rumah Masih Tersendat

Pembangunan Sejuta Rumah Masih TersendatIlustrasi

Prospek dari program sejuta rumah sebagai program yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo, telah diresmikan pengerjaannya pada bulan April 2015 lalu, yang sampai kini masih terus berjalan.

Syarif Burhanuddin selaku Direktur Jenderal Penyedia Perumahan Kementrain Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan, pembangunan secara fisik terhadap rumah masih terus berlangsung sampai saat ini.

Lain halnya dengan rumah susun (rusun), saat ini belum mulai pembangunan fisiknya. “Hanya satu yang belum mengalami pembangunan fisik, hanya rusun saja. Pembangunan oleh Perumnas kan juga membutuhkan waktu,” kata Syarif, Selasa 30 Juni 2015.

Untuk rusun di Cengkareng, baru dalam proses pengecekan lahan. Untuk pembangunan fisik pada rusun tersebut akan mulai dikerjakan setelah pengecekapn lahan selesai. Rusun tersebut adalah Cluster A8 Cengkareng, Jakarta Barat, akan berdiri di atas lahan seluas 4,97 hektar, dan akan memiliki 5.439 hunian.

Hambatan yang dialami oleh Perumnas dan masing-masing Pemerintah Provinsi adalah sosialisasi oleh pemerintah dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam membeli rumah murah. Dalam hal itu pemerintah telah menyiapkan beberpa regulasi dan program.

Program yang baru saja diluncurkan terkait rumah murah adalah bantuan tunai yang diberikan oleh PNS. Bagi PNS yang belum memiliki rumah, memiliki penghasilan dibawah Rp 4 Juta, dan telah bekerja paling sedikitnya 5 tahun. PNS yang memiliki kriteriatersebut memiliki hak untuk mendapatkan Rp 4 juta. Target bantuan tunai ini adalah 100.000 PNS di tahun 2015.

Sedangkan bantuan tunai tersebut belum dapat diberikan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) diluar PNS. “Untuk sekarang bantuan Rp 4 juta untuk MBR belum dapat dijalankan, dikarenakan sedang mencari regulasi, Namun untuk dana telah disiapkan Rp 220 miliar,” ujar Syarif.


Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita