106 Sabtu, 06 Juni 2015 | 10:54:05

Perizinan Bangun Mall Di Tengah Kota Lebih Di Selektif

Perizinan Bangun Mall Di Tengah Kota Lebih Di Selektifciputranews

Ferry Mursyidan Baldan, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah akan lebih selektif lagi untuk memberi izin lahan di tengah kota, hal ini untuk lebih memanfaatkan lahan sebagai  Ruang Terbuka Hijau (RTH). Sebab,  lahan-lahan ditengah kota saat ini banyak dibangun gedung-gedung untuk mall atau perkantoran.

Pada akhirnya, apabila ada pengembang yang meminta izin untuk menggunakan lahan ditengah kota, namun tidak dimanfaatkan untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH), tidak akan diberi izin.

Ferry mengatakan saat berada di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/6/2015), menurutnya tidak harus mendorong dan jika ada lahan di tengah kota disarankan untuk dipergunakan sebagai RTH dan jika ingin dipakai untuk kepentingan yang lain tidak akan diberi izin.

Rusaknya lingkungan hidup menurut Ferry berawal dari rusaknya fungsi lahan. Pada saat  lahan tersebut harus menjadi daerah serapan dan harus menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH), namun dialih fungsikan dengan membangun gedung-gedung  bertingkat dan mall.  Oleh karena itu  Presiden menekankan  bagaimana penegasan mengenai tata ruang lahan yang berkaitan dengan lingkungan.

Dalam hal ini Ferry  pun turut mendukung pernyataan Presiden Jokowi yang mengatakan bahwa betapa pentingnya ada kebun raya didalam setiap kota ataupun di wilayah kabupaten. Pernyataan Presiden Jokowi ini disampaikan pada saat  peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2015.

Dahulu ditengah kota terdapat  alun-alun yang harus kita pertahankan, dan bagi wilayah yang tidak memiliki alun-alun harus punya ruang terbuka hijau. Menurut Ferry, pihaknya siap untuk mendukung pemprov untuk memiliki lahan RTH.

Luasnya  lahan nantinya yang dipergunakan untuk pemanfaatan RTH tidak ada minimalnya, namun tetap melihat kondisi yang ada. Meskipun tidak ada batas minimal, namun untuk keluasannya harus realistis juga. Apabila di syaratkan misalnya untuk 2 hektare (ha), tiba-tiba hanya ada 1,8 ha. Kemudian ternyata lahan tidak mencukupi dan berpikiran untuk membangun mall saja, padahal untuk dilahan yang terletak di tengah kota tidak akan diberikan izin untuk membangun Mall. Pada pidato Presiden Jokowi sebelumnya dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2015 disebutkan di setiap Kabupaten dapat dibuat kebun raya.

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita