235 Jum'at, 29 Mei 2015 | 12:26:32

Bodetabek Bukan Penyokong Jakarta, Kata Menteri Agraria

Bodetabek Bukan Penyokong Jakarta, Kata Menteri AgrariaKompas

Ferry Mursyidan, Menteri Agaria dan Tata Usaha Ruang mengatakan kawasan Bodetabek (Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) bukan daerah untuk menyokong Jakarta.

“Bodetabek bukan dirancang guna menongkatkan Jakarta,” info Ferry hari kamis 28 Mei 2015.

Berdasarkan info Menteri Agraria, bila pemikiran bahwa kawasan Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi adalah untuk menyokong ibu kota, maka yang ada hanya muncul semangat mengekslusivkan Jakarta.

Bila pemikiran itu terus dipakai untuk mengembangkan Jabotetabek, maka tak akan menyelesaikan masalah Ibu Kota apa lagi masalah di kawasan Bodetabek. Oleh sebab itu diperlukan penerapan pola kerja sama guna menyelesaikan masalah Ibu Kota.

Sebelum ada suara dari Menteri Agraria, Iwa Karniwa Pemerintah Provisi Jawa Barat pun telah mengusulkan untuk diubahnya pola perolehan dana untuk Badan Kerja Sama Pembangunan (BKSP) di Kawasan Jabodetabekjurkarpur (Jakarta, Bogor, Depok, Tengerang, Bekasi, Cianjur, Karawang dan Purwakarta) yang sebelumnya menggunakan hibah dari setiap daerah terkait.

“Ketentuan yang ada kini, hibah tidak boleh berulang-ulang,” kata Iwa Karnia. Menurutnya semua pendanaan program BKSP diperoleh dari hibah setiap Provinsi, dan Jakarta mengeluarkan dana terbesar dibanding yang lain.

Usul dari Iwa, untuk peraturan pendanaan anggaran operasional BKSP ditanggung satu provinsi secara bergantian, tergantung siapa yang mengelola saat tersebut.

“Jadi untuk pendanaan anggaran dikelola setiap provinsi, misalkan BKSP dikelola Banten, maka anggaran untuk operasional keseketariatan dikeluarkan oleh Banten sepenuhnya,” kata Iwa.

 

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita