419 Kamis, 28 Mei 2015 | 11:04:16

Kabar Gembira, Pembebasan PPN Untuk Rumah Seharga Rp 300 Juta

Kabar Gembira, Pembebasan PPN Untuk Rumah Seharga Rp 300 JutaLiputan 6

Pajak pertambahan nilai (PPN) adalah pajak yang dibebankan atas pertambahan nilai dari suatu barang dan jasa.

PPN pada jual-beli properti dibebankan kepada pembeli, dan akan dikenakan hanya satu kali saja saat pertama membeli properti baru, baik pembelian melalui individual atau developer.

Jika pembelian melalui developer, maka pembayaran dan pelaporan PPN dilakukan melalui pihak developer. Jika membeli kepada individu, maka pembayaran dan pelaporan PPN tersebut dilakukan sendiri pihak oleh pembeli.

Jika pelaporan dilakukan sendiri oleh pembeli properti, maka PPN harus dibayarkan paling lambat ditanggal 15 pada bulan berikutnya, dan setelah itu segera dilaporkan kepada kantor pajak setempat. Nilai pembebanan PPN dikalkulasi dari 10% harga properti.

Kementrian Keuangan kini meningkatkan kebijakan dengan membebaskan PPN terhadap rumah murah. Yang sebelumnya kebijakan tersebut belaku untuk rumah yang bernilai Rp 140 juta, kini diberlakukan pembebasan PPN 10% atas pembelian rumah maksimal harga perunit Rp 300 juta.

“Pembebasan PPN untuk hunian rumah murah menjadi Rp 300 juta telah dijalankan, dan keputusan atas Peraturan Mentri Keuangan (PMK) telah dikeluarkan,” kata Suahasil Nazara selaku Plt Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu, hari Kamis 28 Mei 2015 di Jakarta.

Tujuan dari kebijakan membebaskan PPN 10% terhadap rumah baru adalah demi meringankan para pembeli rumah murah. Seiring dengan harga jual rumah yang terus menanjak.

Suahasil menambahakan. “Rumah dengan harga jual Rp 300 juta kini semakin banyak, secara langsung kebijakan ini membantu meringankan masyarakat. Meskipun angka Rp 300 juta sudah masuk kedalam konsumen tingkat menengah,” kata dia.

Mentri Keuangan Bambang Brodjonegoro membenarkan perihal kebijakan pembebasan PPN rumah tersebut. “Kami membebaskan PPN khusus rumah yang memilik harga maksimal Rp 300 juta, hal ini tidak lain dimaksudkan karena demi mendukung kegiatan pemerintah atas program sejuta rumah pada tahun ini,” jelas Pak Menkeu.


Sumber : Liputan 6

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita