286 Jum'at, 10 April 2015 | 12:49:28

Land Banking Di Bentuk Tahun ini

Land Banking Di Bentuk Tahun iniindonesiainfrastruktur

Permintaan untuk memiliki bank tanah atau land banking ini terus mengalir. Land Bangking itu sendiri di perlukan untuk menjamin mengenai ketersediaan lahan khususnya untuk dipergunakan bagi pembangunan rumah masyarakat yang memiliki penghasilan dibawah rata-rata atau berpenghasilan rendah (MBR). Salah satu lembaga pemerintahan yang sangat menginginkan segera di bentuknya Bank Tanah atau Land Banking ini adalah Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang dipimpin oleh Ferry Mursyidan Baldan.

Pengadaan dari institusi ini di nilai sangat penting terutama bagi penyediaan lahan untuk perumahan rakyat. Namun bank tanah ini setidaknya jangan hanya sebagai tempat untuk menyimpan data mengenai ketersediaan tanah di berbagai daerah tetapi lebih kepada sejalannya mengenai kebijakan yang telah dibuat oleh pemerintah. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ferry Mursyidan Baldan mengutarakan bahwa dirinya berharap agar bank tanah atau land banking ini dapat segera terbentuk setidaknya pada tahun ini.

Proses pembangunan yang sedang dicanangkan oleh pemerintah saat ini seperti program pembangunan satu juta rumah dapat berjalan dengan baik. Dengan adanya jaminan mengenai ketersediaan akan lahan dari bank tanah maka rencana-rencana yang telah dibuat oleh pemerintah untuk menyediakan hunian bagi masyarakat MBR dapat lebih terstruktur disamping itu juga dapat mempermudah didalam proses pembangunannya.

Ali Tranghanda, Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) juga mengutarakan bahwa dengan adanya lembaga bank tanah atau land banking ini diharapkan juga dapat untuk menjamin adanya kenaikkan harga tanah yang tidak terlalu tinggi seperti yang terjadi saat ini.

Menurut Ali, dalam hal ini pemerintah harus berperan penting melalui bank tanah atau balik lagi seperti zaman orde baru yakni dengan memakai konsep kaveling siap bangun ataupun lingkungan siap bangun. Ali juga mengatakan bahwa harus ada patokan harga, misalnya ada sebuah lahan senilai Rp 500 ribu/m2 maka jika ada disebelah lahan tersebut lahan komersil sebaiknya harga lahan komersil ini jangan terlalu tinggi.

Sumber : Housingestate

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita