221 Jum'at, 06 Maret 2015 | 11:20:33

Membangun Properti Menggunakan Wahana Terbang Tanpa Awak

Membangun Properti Menggunakan Wahana Terbang Tanpa AwakIlustrasi

Drone atau wahana terbang tanpa awak memiliki fungsi untuk digunakan sebagai kegiatan fotografi dan keamanan, lebih dari itu saat ini dapat digunakan sebagai alat pembantu mengerjakan proyek properti.

Perusahaan arsitektur asal Swiss pada tahun 2012 lalu telah menciptakan satu program armada drone yang bisa menumpuk dan mengangkat ribuan batu bata polystrene.

Dalam proyek yang disebut Flight Assembled Architecture ini, pertama kalinya memiliki mesin terbang yang dapat membangun menara setinggi enam meter.

Meskipun pada tahap awal ini batu bata dibuat seringan mungkin, akan ada wacana dimasa mendatang drone dapat melakukan pembangunan yang sesungguhnya dengan material bangunan sesuai kebutuhan properti yang akan dibangun.

Adanya wacana ini akan meningkatkan teknologi yang akan berguna pada sektor properti, karena selain menggunakan tenaga manusia pembangunan properti juga dapat dibantu oleh robot ini dengan kualitas yang dapat diandalkan.

Drone dapat di program seperti lengan robot industri dengan pergerakan yang besar dan dapat dipadukan dengan dimensi dua dan tiga.

Semoga wacana ini dapat segera terealisasi, dan dapat dijadikan contoh tingginya teknologi saat ini.

Jika sudah begini, apakah manusia akan menggunakannya dengan baik atau justru menjadi malas karena sekarang ada alat yang lebih praktis dalam membangun properti.

Jika diluar negeri dapat menciptakan drone tersebut, Indonesia akan menuai manfaat dari alat canggih tersebut. Ini akan berdampak baik bagi pembangunan properti, meskipun baru sebagai wacana.

Ini akan jadi karya yang luar biasa jika direalisasikan sesuai dengan apa yang dipaparkan.

 

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita